Seputar Kaltim

    Bontang Bidik Kemiskinan Turun hingga 2,88 Persen, Pengangguran 5,25 Persen di 2027

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    10 April 2026 pukul 18:55 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam kegiatan validasi lapangan dalam rangka apresiasi kinerja pemerintah daerah menurunkan tingkat pengangguran. (Foto: Adiepraja/Diskominfo Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga 2,88 persen dan pengangguran terbuka ke kisaran 5,25 persen di tahun 2027 mendatang.

    Target tersebut dipasang menyusul tren penurunan yang sudah terjadi. Tingkat kemiskinan tercatat turun dari 3,74 persen menjadi 3,21 persen di tahun 2026. Sementara itu, pengangguran terbuka juga menurun dari 7,06 persen menjadi 6,36 persen.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan capaian ini menunjukkan arah kebijakan yang mulai tepat, meski masih perlu diperkuat ke depan. 

    “Penurunan ini menjadi indikator bahwa program penanggulangan kemiskinan berjalan cukup efektif, namun tetap perlu ditingkatkan,” ujar Neni.

    Capaian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan target yang lebih ambisius. Penurunan lanjutan diharapkan bisa dicapai melalui penguatan program penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

    Namun, pemerintah menyadari tantangan ke depan tidak ringan. Tekanan fiskal menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anggaran daerah dalam menjalankan berbagai program.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Bontang akan mengoptimalkan program lintas sektor serta membuka peluang dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat. Fokus kebijakan tetap diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bontang Bidik Kemiskinan Turun hingga 2,88 Persen, Pengangguran 5,25 Persen di 2027

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    10 April 2026 pukul 18:55 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam kegiatan validasi lapangan dalam rangka apresiasi kinerja pemerintah daerah menurunkan tingkat pengangguran. (Foto: Adiepraja/Diskominfo Bontang)

    Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga 2,88 persen dan pengangguran terbuka ke kisaran 5,25 persen di tahun 2027 mendatang.

    Target tersebut dipasang menyusul tren penurunan yang sudah terjadi. Tingkat kemiskinan tercatat turun dari 3,74 persen menjadi 3,21 persen di tahun 2026. Sementara itu, pengangguran terbuka juga menurun dari 7,06 persen menjadi 6,36 persen.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan capaian ini menunjukkan arah kebijakan yang mulai tepat, meski masih perlu diperkuat ke depan. 

    “Penurunan ini menjadi indikator bahwa program penanggulangan kemiskinan berjalan cukup efektif, namun tetap perlu ditingkatkan,” ujar Neni.

    Capaian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan target yang lebih ambisius. Penurunan lanjutan diharapkan bisa dicapai melalui penguatan program penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

    Namun, pemerintah menyadari tantangan ke depan tidak ringan. Tekanan fiskal menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kemampuan anggaran daerah dalam menjalankan berbagai program.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Bontang akan mengoptimalkan program lintas sektor serta membuka peluang dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat. Fokus kebijakan tetap diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

    (Sf/Lo)