Seputar Kaltim

    Bongkar Muat di Pelabuhan Buluminung Dilirik Investor Mancanegara

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    03 Maret 2025 pukul 20:00 WITA

    Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP PPU, Sophian.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Pelabuhan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang merupakan tempat bongkar muat material dan logistik untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku mulai dilirik investor dari mancanegara yang sebagian besar berasal dari Negara China.

    Pelabuhan yang sebelumnya menjadi tempat bongkar muat minyak kelapa sawit mentah itu sempat didatangi para investor luar negeri yang ingin melihat secara langsung dengan tujuan untuk menganalisis potensi investasi ke depannya.

    “Mereka hanya datang dan belum berinvestasi, kemungkinan mereka menganalisis risiko saat berinvestasi di Pelabuhan Buluminung, apakah bisa mendatangkan keuntungan atau sebaliknya,” ucap Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Sophian, Senin (3/3/2025).

    Jika investor berinvestasi pada bongkar muat material dan logistik IKN, maka diperkirakan akan mendapatkan keuntungan karena aktivitas bongkar muat tersebut akan terus berlangsung selama pembangunan IKN yang merupakan proyek nasional itu tetap berjalan.

    Terlebih, Bank Indonesia (BI) turut membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan berbagai potensi investasi di Kabupaten PPU.

    "Mereka mendukung kita sepenuhnya dengan cara menyusun kajian dan memperkenalkan potensi investasi kita kepada investor luar mengenai investasi high profit seperti pelabuhan Buluminung, soalnya mereka memiliki perwakilan di luar negeri yang dapat menyampaikan potensi investasi di wilayah kita,” ungkapnya.

    Sophian mengaku akan menyambut para investor yang ingin berinvestasi di PPU karena ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Selain mendapatkan infrastruktur yang lebih modern di pelabuhan tersebut, pemerintah juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Bongkar Muat di Pelabuhan Buluminung Dilirik Investor Mancanegara

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    03 Maret 2025 pukul 20:00 WITA

    Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP PPU, Sophian.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Pelabuhan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang merupakan tempat bongkar muat material dan logistik untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku mulai dilirik investor dari mancanegara yang sebagian besar berasal dari Negara China.

    Pelabuhan yang sebelumnya menjadi tempat bongkar muat minyak kelapa sawit mentah itu sempat didatangi para investor luar negeri yang ingin melihat secara langsung dengan tujuan untuk menganalisis potensi investasi ke depannya.

    “Mereka hanya datang dan belum berinvestasi, kemungkinan mereka menganalisis risiko saat berinvestasi di Pelabuhan Buluminung, apakah bisa mendatangkan keuntungan atau sebaliknya,” ucap Kabid Perencanaan, Pengembangan Iklim, Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Sophian, Senin (3/3/2025).

    Jika investor berinvestasi pada bongkar muat material dan logistik IKN, maka diperkirakan akan mendapatkan keuntungan karena aktivitas bongkar muat tersebut akan terus berlangsung selama pembangunan IKN yang merupakan proyek nasional itu tetap berjalan.

    Terlebih, Bank Indonesia (BI) turut membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan berbagai potensi investasi di Kabupaten PPU.

    "Mereka mendukung kita sepenuhnya dengan cara menyusun kajian dan memperkenalkan potensi investasi kita kepada investor luar mengenai investasi high profit seperti pelabuhan Buluminung, soalnya mereka memiliki perwakilan di luar negeri yang dapat menyampaikan potensi investasi di wilayah kita,” ungkapnya.

    Sophian mengaku akan menyambut para investor yang ingin berinvestasi di PPU karena ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Selain mendapatkan infrastruktur yang lebih modern di pelabuhan tersebut, pemerintah juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    (Sf/By)