Seputar Kaltim

    Bocah yang Terseret Banjir di Samarinda Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    13 Mei 2025 pukul 16:38 WITA

    Suasana pencarian bocah berusia 3 tahun yang terseret arus deras banjir di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu (Foto : Umar Daud/seputarfakta.com)

    Samarinda – Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, bocah berusia 3 tahun yang terseret arus banjir di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. 

    Bocah malang itu, dilaporkan menghilang sejak Senin (12/5/2025) kemarin. Namun hingga menjelang malam pencarian tak membuahkan hasil dan dihentikan sementara waktu.

    “Pencarian sempat dihentikan karena sangat berbahaya jika dilakukan pada malam hari. Lalu kami melanjutkan pagihari ini,” jelas Babinsa Kelurahan Bukit Pinang, Sertu Hadi, Selasa (13/5/2025).

    Pencarian dilakukan pada pagi hingga memasuki waktu siang hari. Regu pencari yang dibantu warga, baru menemukan jenazah bocah tersebut sekira pukul 10.45 Wita tak jauh dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

    “Ditemukan tersangkut di semak-semak sekitar radius 20 sampai 30 meter dari titik terakhir terlihat,” ungkapnya.

    Dari kejadian tersebut, ia mengimbau bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai lebih agar berhati-hati, mengingat curah hujan di Kota Samarinda cukup tinggi yang menyebabkan banjir.

    “Ini musim penghujan bagi warga, khususnya memiliki anak kecil agar lebih waspada. Apalagi, banjir seperti ini sudah menelan korban,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bocah yang Terseret Banjir di Samarinda Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    13 Mei 2025 pukul 16:38 WITA

    Suasana pencarian bocah berusia 3 tahun yang terseret arus deras banjir di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu (Foto : Umar Daud/seputarfakta.com)

    Samarinda – Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, bocah berusia 3 tahun yang terseret arus banjir di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. 

    Bocah malang itu, dilaporkan menghilang sejak Senin (12/5/2025) kemarin. Namun hingga menjelang malam pencarian tak membuahkan hasil dan dihentikan sementara waktu.

    “Pencarian sempat dihentikan karena sangat berbahaya jika dilakukan pada malam hari. Lalu kami melanjutkan pagihari ini,” jelas Babinsa Kelurahan Bukit Pinang, Sertu Hadi, Selasa (13/5/2025).

    Pencarian dilakukan pada pagi hingga memasuki waktu siang hari. Regu pencari yang dibantu warga, baru menemukan jenazah bocah tersebut sekira pukul 10.45 Wita tak jauh dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

    “Ditemukan tersangkut di semak-semak sekitar radius 20 sampai 30 meter dari titik terakhir terlihat,” ungkapnya.

    Dari kejadian tersebut, ia mengimbau bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai lebih agar berhati-hati, mengingat curah hujan di Kota Samarinda cukup tinggi yang menyebabkan banjir.

    “Ini musim penghujan bagi warga, khususnya memiliki anak kecil agar lebih waspada. Apalagi, banjir seperti ini sudah menelan korban,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)