Seputar Kaltim

    Bocah Terkunci di Mobil, Diduga Ditinggal Orang Tua Kontrol di RSUD AMP Kukar 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    19 Juni 2026 pukul 15:08 WITA

    Petugas Damkar saat melakukan proses evakuasi seorang bocah yang terjebak di dalam mobil (Dok: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Seorang bocah perempuan dilaporkan terjebak dalam mobil di parkiran kendaran RSUD Aji Muhammad Parikesit (AMP) yang berada di Jalan Ratu Agung, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (19/6/2026).

    Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.15 WITA. Kala itu, orang tua korban diduga tengah melakukan kontrol kesehatan di RSUD AMP Kukar.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan di dalam mobil tersebut terdapat dua orang anak yang merupakan kakak beradik. 

    Sang adik yang diketahui berusia antara dua atau tiga tahun ditinggalkan bersama kakaknya yang berusia sekitar tujuh tahun.

    "Kakaknya diminta menemani adiknya di dalam mobil saat orang tuanya kontrol. Namun tidak lama kemudian kakaknya keluar dari mobil dan menutup pintu hingga terkunci," ujar Fida.

    Saat kejadian, kunci kendaraan masih berada di dalam mobil, sehingga menyebabkan sang adik tidak dapat keluar alias terjebak dalam kendaraan tersebut.

    “Pemilik mobil mengaku lupa mencabut kunci dan mobil terkunci secara otomatis,” terangnya.

    Orang tua korban yang dilanda kepanikan langsung meminta pertolongan kepada petugas keamanan setempat, namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil, sehingga petugas Damkar dipanggil untuk melakukan penanganan.

    Saat proses evakuasi berlangsung, petugas Damkar berupaya membuka pintu mobil dengan menggunakan bilah logam tipis yang disisipkan melalui celah pintu kendaraan untuk menjangkau sistem penguncian dari dalam.

    Melalui celah itu, petugas Damkar juga memasukkan selang yang terhubung dengan alat bantu pernapasan untuk mengalirkan udara ke dalam kendaraan.

    Langkah ini dilakukan guna memastikan korban tetap mendapatkan suplai oksigen selama proses evakuasi berlangsung.

    Beruntung, proses evakuasi tidak berlangsung lama, sehingga korban berhasil diraih keluar dari mobil dalam keadaan selamat.

    “Kita mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan anak kecil di dalam kendaraan tanpa pengawasan orang dewasa, meskipun hanya sebentar. Ini bertujuan untuk menghindari risiko kejadian serupa,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bocah Terkunci di Mobil, Diduga Ditinggal Orang Tua Kontrol di RSUD AMP Kukar 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    19 Juni 2026 pukul 15:08 WITA

    Petugas Damkar saat melakukan proses evakuasi seorang bocah yang terjebak di dalam mobil (Dok: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Seorang bocah perempuan dilaporkan terjebak dalam mobil di parkiran kendaran RSUD Aji Muhammad Parikesit (AMP) yang berada di Jalan Ratu Agung, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (19/6/2026).

    Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.15 WITA. Kala itu, orang tua korban diduga tengah melakukan kontrol kesehatan di RSUD AMP Kukar.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani mengatakan di dalam mobil tersebut terdapat dua orang anak yang merupakan kakak beradik. 

    Sang adik yang diketahui berusia antara dua atau tiga tahun ditinggalkan bersama kakaknya yang berusia sekitar tujuh tahun.

    "Kakaknya diminta menemani adiknya di dalam mobil saat orang tuanya kontrol. Namun tidak lama kemudian kakaknya keluar dari mobil dan menutup pintu hingga terkunci," ujar Fida.

    Saat kejadian, kunci kendaraan masih berada di dalam mobil, sehingga menyebabkan sang adik tidak dapat keluar alias terjebak dalam kendaraan tersebut.

    “Pemilik mobil mengaku lupa mencabut kunci dan mobil terkunci secara otomatis,” terangnya.

    Orang tua korban yang dilanda kepanikan langsung meminta pertolongan kepada petugas keamanan setempat, namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil, sehingga petugas Damkar dipanggil untuk melakukan penanganan.

    Saat proses evakuasi berlangsung, petugas Damkar berupaya membuka pintu mobil dengan menggunakan bilah logam tipis yang disisipkan melalui celah pintu kendaraan untuk menjangkau sistem penguncian dari dalam.

    Melalui celah itu, petugas Damkar juga memasukkan selang yang terhubung dengan alat bantu pernapasan untuk mengalirkan udara ke dalam kendaraan.

    Langkah ini dilakukan guna memastikan korban tetap mendapatkan suplai oksigen selama proses evakuasi berlangsung.

    Beruntung, proses evakuasi tidak berlangsung lama, sehingga korban berhasil diraih keluar dari mobil dalam keadaan selamat.

    “Kita mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan anak kecil di dalam kendaraan tanpa pengawasan orang dewasa, meskipun hanya sebentar. Ini bertujuan untuk menghindari risiko kejadian serupa,” tandasnya.

    (Sf/Lo)