Seputar Kaltim

    Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    12 Juli 2026 pukul 15:27 WITA

    Basarnas beserta tim gabungan telah membawah jenazah bocah yang terseret arus laut. (Foto: Basarnas Balikpapan)

    ​Samarinda - Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 12 tahun. Setelah sempat dilaporkan hilang akibat terseret arus saat berenang di Pantai Kemala Beach, Balikpapan, Kalimantan Timur, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi.

    ​Peristiwa pilu ini bermula pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Saat itu, korban tengah asyik berenang bersama tiga orang temannya di perairan Pantai Kemala. 

    Nahas, kondisi air laut yang sedang pasang disertai arus yang cukup deras membuat bocah tersebut terseret ke tengah laut dan tenggelam. Beruntung, ketiga temannya berhasil menyelamatkan diri dari amukan arus.

    ​Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan yang menerima laporan kejadian pada pukul 09.40 WITA segera merespons cepat. Tim Rescue langsung dikerahkan ke lokasi untuk menggelar operasi pencarian bersama unsur SAR Gabungan lainnya. 

    Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan pemantauan darat di sekitar pesisir pantai.

    ​Upaya tak kenal lelah dari Tim SAR Gabungan membuahkan hasil pada hari kedua pencarian. Pada Minggu (12/7) pukul 09.25 WITA, jasad korban berhasil ditemukan.

    ​"Korban ditemukan di koordinat 1°16'53.41"S 116°49'14.16"E atau sekitar 200 meter ke arah tenggara dari lokasi awal kejadian," demikian keterangan resmi yang dihimpun tim seputarfakta.com. 

    Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    ​Komandan Regu (Danru) Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Nur Ngalim, mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat.

    ​"Alhamdulillah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Saya mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang telah bekerja sama sejak awal pelaksanaan operasi," ujar Nur Ngalim.

    ​Lebih lanjut, ia juga mendoakan agar seluruh dedikasi tim dalam operasi kemanusiaan tersebut membawa keberkahan. "Semoga segala upaya, pengabdian dan kerja keras kita menjadi amal ibadah dan mendapatkan ridha Allah SWT," tambahnya.

    ​Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup setelah tim melakukan debriefing. Seluruh elemen SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. 

    Diketahui, operasi ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Basarnas Balikpapan, Ditsamapta Polda Kaltim, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kaltim, Satpolairud Polda Kaltim, Polres Balikpapan, BPBD Balikpapan, tim Info Bencana, jajaran relawan, serta keluarga korban.

    ​Berkaca dari insiden ini, Basarnas Balikpapan kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat luas untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata maupun beraktivitas di perairan. 

    "Pengunjung untuk jeli memperhatikan kondisi cuaca, arus dan gelombang laut, serta memperketat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kecelakaan fatal serupa terulang kembali," tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    12 Juli 2026 pukul 15:27 WITA

    Basarnas beserta tim gabungan telah membawah jenazah bocah yang terseret arus laut. (Foto: Basarnas Balikpapan)

    ​Samarinda - Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 12 tahun. Setelah sempat dilaporkan hilang akibat terseret arus saat berenang di Pantai Kemala Beach, Balikpapan, Kalimantan Timur, korban akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi.

    ​Peristiwa pilu ini bermula pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Saat itu, korban tengah asyik berenang bersama tiga orang temannya di perairan Pantai Kemala. 

    Nahas, kondisi air laut yang sedang pasang disertai arus yang cukup deras membuat bocah tersebut terseret ke tengah laut dan tenggelam. Beruntung, ketiga temannya berhasil menyelamatkan diri dari amukan arus.

    ​Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan yang menerima laporan kejadian pada pukul 09.40 WITA segera merespons cepat. Tim Rescue langsung dikerahkan ke lokasi untuk menggelar operasi pencarian bersama unsur SAR Gabungan lainnya. 

    Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan pemantauan darat di sekitar pesisir pantai.

    ​Upaya tak kenal lelah dari Tim SAR Gabungan membuahkan hasil pada hari kedua pencarian. Pada Minggu (12/7) pukul 09.25 WITA, jasad korban berhasil ditemukan.

    ​"Korban ditemukan di koordinat 1°16'53.41"S 116°49'14.16"E atau sekitar 200 meter ke arah tenggara dari lokasi awal kejadian," demikian keterangan resmi yang dihimpun tim seputarfakta.com. 

    Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    ​Komandan Regu (Danru) Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Nur Ngalim, mengonfirmasi penemuan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat.

    ​"Alhamdulillah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Saya mewakili pimpinan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang telah bekerja sama sejak awal pelaksanaan operasi," ujar Nur Ngalim.

    ​Lebih lanjut, ia juga mendoakan agar seluruh dedikasi tim dalam operasi kemanusiaan tersebut membawa keberkahan. "Semoga segala upaya, pengabdian dan kerja keras kita menjadi amal ibadah dan mendapatkan ridha Allah SWT," tambahnya.

    ​Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup setelah tim melakukan debriefing. Seluruh elemen SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. 

    Diketahui, operasi ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Basarnas Balikpapan, Ditsamapta Polda Kaltim, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kaltim, Satpolairud Polda Kaltim, Polres Balikpapan, BPBD Balikpapan, tim Info Bencana, jajaran relawan, serta keluarga korban.

    ​Berkaca dari insiden ini, Basarnas Balikpapan kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat luas untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata maupun beraktivitas di perairan. 

    "Pengunjung untuk jeli memperhatikan kondisi cuaca, arus dan gelombang laut, serta memperketat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kecelakaan fatal serupa terulang kembali," tutupnya.

    (Sf/Lo)