Seputar Kaltim

    Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Eks Tambang Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    26 Juni 2023 pukul 13:56 WITA

    Evakuasi Bocah 11 Tahun Yang Tenggelam di Danau Danurdana, Perjiwa, Tenggarong Seberang. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Aldiansyah, Bocah 11 tahun yang tenggelam di kolam eks tambang batu bara yang merupakan tempat wisata Danau Danurdana, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan meninggal dunia, Minggu (25/6/2023) sore.

    Tim penyelamat dari BPBD, Basarnas, Satpol PP, Polsek, Koramil dan relawan berhasil menemukan jasad Aldiansyah dengan melakukan penyelaman di kedalaman tujuh meter. 

    Proses penyelamatan yang berlangsung selama tiga jam hingga akhirnya jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.09 Wita. "Kami mendapat laporan sekitar pukul 14.00 WITA di tempat wisata Danau Danurdana. Korban berhasil ditemukan setelah tiga jam pencarian," ujar Kepala Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, Riqi Efendi

    Riqi mengaku awalnya menerima laporan dari Nurlaila, ibu korban yang merupakan warga Dusun Sumber Jaya, Desa Manunggal Jaya, Tenggarong Seberang. Usai evakuasi, jasad Aldiansyah dibawa ke RSUD AM Parikesit bersama keluarga.

    Koordinator Tim SAR BPBD Kukar, Eko Suryawinata mengatakan insiden ini bermula saat korban bermain di wahana pinggir danau. Awalnya, korban menggunakan pelampung, tapi tanpa sepengetahuan keluarga melepas pelampungnya.

    "Korban melepas pelampung hingga akhirnya tenggelam," katanya. Salah satu kerabat Aldiansyah, Andi menyampaikan kekecewaannya terhadap insiden yang merenggut nyawa keluarganya. 

    "Seharusnya pengelola wisata lebih memperhatikan pengamanan," tegas Andi

    Kepala Desa Perjiwa, Erik Nur Wahyudi mengatakan tempat wisata ini telah beroperasi dan menerima wisatawan sejak 2022 lalu. “Sudah ditegur terkait untuk keamanannya beberapa kali. Pihak Pemdes Perjiwa dan Wakil Ketua DPRD Kukar, Alif Turiadi telah meminta agar keamanan lebih ditingkatkan,” jelas Erik 

    Erik memastikan Pemdes Perjiwa tidak dilibatkan pada pengelolaan tempat wisata tersebut dan pengelola wisata memang pernah meminta perizinan surat keterangan usaha. 

    Demi menghindari kejadian serupa tidak terulang lagi Erik berencana melakukan duduk bersama pada dengan melibatkan pihak Pemdes, Dinas Pariwasata, BPBD dan DPRD.

    “Secepatnya kita akan rapat, kami libatkan tokoh desa juga. Kita akan bahas masalah ini, sementara kita dulu, baru panggil pengelola wisata,” tutup Erik.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Eks Tambang Ditemukan Meninggal Dunia

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    26 Juni 2023 pukul 13:56 WITA

    Evakuasi Bocah 11 Tahun Yang Tenggelam di Danau Danurdana, Perjiwa, Tenggarong Seberang. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Aldiansyah, Bocah 11 tahun yang tenggelam di kolam eks tambang batu bara yang merupakan tempat wisata Danau Danurdana, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) ditemukan meninggal dunia, Minggu (25/6/2023) sore.

    Tim penyelamat dari BPBD, Basarnas, Satpol PP, Polsek, Koramil dan relawan berhasil menemukan jasad Aldiansyah dengan melakukan penyelaman di kedalaman tujuh meter. 

    Proses penyelamatan yang berlangsung selama tiga jam hingga akhirnya jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.09 Wita. "Kami mendapat laporan sekitar pukul 14.00 WITA di tempat wisata Danau Danurdana. Korban berhasil ditemukan setelah tiga jam pencarian," ujar Kepala Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, Riqi Efendi

    Riqi mengaku awalnya menerima laporan dari Nurlaila, ibu korban yang merupakan warga Dusun Sumber Jaya, Desa Manunggal Jaya, Tenggarong Seberang. Usai evakuasi, jasad Aldiansyah dibawa ke RSUD AM Parikesit bersama keluarga.

    Koordinator Tim SAR BPBD Kukar, Eko Suryawinata mengatakan insiden ini bermula saat korban bermain di wahana pinggir danau. Awalnya, korban menggunakan pelampung, tapi tanpa sepengetahuan keluarga melepas pelampungnya.

    "Korban melepas pelampung hingga akhirnya tenggelam," katanya. Salah satu kerabat Aldiansyah, Andi menyampaikan kekecewaannya terhadap insiden yang merenggut nyawa keluarganya. 

    "Seharusnya pengelola wisata lebih memperhatikan pengamanan," tegas Andi

    Kepala Desa Perjiwa, Erik Nur Wahyudi mengatakan tempat wisata ini telah beroperasi dan menerima wisatawan sejak 2022 lalu. “Sudah ditegur terkait untuk keamanannya beberapa kali. Pihak Pemdes Perjiwa dan Wakil Ketua DPRD Kukar, Alif Turiadi telah meminta agar keamanan lebih ditingkatkan,” jelas Erik 

    Erik memastikan Pemdes Perjiwa tidak dilibatkan pada pengelolaan tempat wisata tersebut dan pengelola wisata memang pernah meminta perizinan surat keterangan usaha. 

    Demi menghindari kejadian serupa tidak terulang lagi Erik berencana melakukan duduk bersama pada dengan melibatkan pihak Pemdes, Dinas Pariwasata, BPBD dan DPRD.

    “Secepatnya kita akan rapat, kami libatkan tokoh desa juga. Kita akan bahas masalah ini, sementara kita dulu, baru panggil pengelola wisata,” tutup Erik.

    (Sf/By)