Cari disini...
Seputar Kaltim
Lokasi kejadian di jalan Semeru, RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Seorang bocah berusia 11 tahun dicabuli oleh seorang pria. Kasus pencabulan ini terjadi di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (25/10/2024) kemarin.
"Kejadian di RT 18 Jalan Semeru, korbannya anak umur 11 tahun itu yang dicabuli pelaku," kata warga, Linda, Sabtu (25/10/2024).
Tindakan ini dilakukan pelaku dengan cara memasuki rumah korban sambil membawa sebilah parang yang diduga untuk menakut- nakuti korban.
Anak tersebut diketahui ditinggal ibunya yang sedang berbelanja ke pasar. Melihat pintu rumah korban terbuka, pelaku sedang dalam keadaan tanpa busana.
"Jadi si anak tu di rumah sendirian, pelaku cabul itu datang ke rumah bawa parang. Posisi ibunya lagi ke luar rumah, pas balik rumah melihat anaknya dan pelaku tidak memakai busana. Dia bawa parang untuk mengancam," kata Ketua RT 18 Maluhu,"
Melihat aksinya telah diketahui ibu korban, pelaku langsung melarikan diri hingga ke arah hutan, warga yang juga mengetahui kejadian tersebut ikut dalam pengejaran dan mendapati dan sempat menghajar pelaku.
"Sempat kabur ke Dusun Bensamar tapi dikejar warga, terus digebukin," ungkapnya.
Atas kejadian ini, diketahui korban mengalami syok berat hingga tidak masuk ke sekolah.
"Korban sudah dua hari tidak sekolah, kebetulan dia satu kelas sama cucu saya, dia takut dibuli sama teman-temannya. Kita harap pihak kepolisian bisa tegas dengan banyaknya kejadian pencabulan seperti ini pelaku langsung ditangkap saja," ujar Linda.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lokasi kejadian di jalan Semeru, RT 18, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Seorang bocah berusia 11 tahun dicabuli oleh seorang pria. Kasus pencabulan ini terjadi di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (25/10/2024) kemarin.
"Kejadian di RT 18 Jalan Semeru, korbannya anak umur 11 tahun itu yang dicabuli pelaku," kata warga, Linda, Sabtu (25/10/2024).
Tindakan ini dilakukan pelaku dengan cara memasuki rumah korban sambil membawa sebilah parang yang diduga untuk menakut- nakuti korban.
Anak tersebut diketahui ditinggal ibunya yang sedang berbelanja ke pasar. Melihat pintu rumah korban terbuka, pelaku sedang dalam keadaan tanpa busana.
"Jadi si anak tu di rumah sendirian, pelaku cabul itu datang ke rumah bawa parang. Posisi ibunya lagi ke luar rumah, pas balik rumah melihat anaknya dan pelaku tidak memakai busana. Dia bawa parang untuk mengancam," kata Ketua RT 18 Maluhu,"
Melihat aksinya telah diketahui ibu korban, pelaku langsung melarikan diri hingga ke arah hutan, warga yang juga mengetahui kejadian tersebut ikut dalam pengejaran dan mendapati dan sempat menghajar pelaku.
"Sempat kabur ke Dusun Bensamar tapi dikejar warga, terus digebukin," ungkapnya.
Atas kejadian ini, diketahui korban mengalami syok berat hingga tidak masuk ke sekolah.
"Korban sudah dua hari tidak sekolah, kebetulan dia satu kelas sama cucu saya, dia takut dibuli sama teman-temannya. Kita harap pihak kepolisian bisa tegas dengan banyaknya kejadian pencabulan seperti ini pelaku langsung ditangkap saja," ujar Linda.
(Sf/By)