Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya Saat Banjir di Bengalon, Warga Penolong Ikut Jadi Korban

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    17 Februari 2026 12:56 WIB

    Korban serangan buaya di Bengalon, Kutim, menjalani perawatan di Rumah Sakit Elisabeth. (foto: Istimewa)

    Sangatta - Dua warga Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi korban serangan buaya saat banjir merendam halaman rumah warga, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

    Peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah Ernawati, di Jalan Mulawarman RT 002 RW 001 Nomor 14, Desa Sepaso Barat.

    Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi menjelaskan korban pertama adalah Firman Anugrah (10), pelajar kelas 4 SD, warga Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan. Saat kejadian, Firman tengah bermain bersama tiga anak lainnya di halaman rumah yang tergenang banjir.

    “Korban berenang sendiri agak menjauh dari tepi halaman, sementara teman-temannya bermain di pinggir air. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban,” ujarnya.

    Mendengar teriakan minta tolong, Ernawati yang berada di dalam rumah segera turun ke air untuk menyelamatkan Firman. Ia sempat menarik tubuh korban ke arah pinggir rumah, namun buaya kembali menyerang.

    “Pada saat berusaha menolong, Ernawati juga terkena gigitan buaya di bagian tangan kanan,” tambahnya.

    Seorang warga lainnya, Fatmawati kemudian datang membantu dengan memukul buaya menggunakan alat seadanya, hingga akhirnya hewan tersebut melepaskan kedua korban.

    “Firman mengalami luka robek pada kaki sebelah kanan, sementara Ernawati mengalami luka pada tangan kanan. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini kedua korban dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

    Kapolsek mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat kondisi banjir yang berpotensi memunculkan hewan liar seperti buaya yang masuk ke permukiman.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya Saat Banjir di Bengalon, Warga Penolong Ikut Jadi Korban

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    17 Februari 2026 12:56 WIB

    Korban serangan buaya di Bengalon, Kutim, menjalani perawatan di Rumah Sakit Elisabeth. (foto: Istimewa)

    Sangatta - Dua warga Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi korban serangan buaya saat banjir merendam halaman rumah warga, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

    Peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah Ernawati, di Jalan Mulawarman RT 002 RW 001 Nomor 14, Desa Sepaso Barat.

    Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi menjelaskan korban pertama adalah Firman Anugrah (10), pelajar kelas 4 SD, warga Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan. Saat kejadian, Firman tengah bermain bersama tiga anak lainnya di halaman rumah yang tergenang banjir.

    “Korban berenang sendiri agak menjauh dari tepi halaman, sementara teman-temannya bermain di pinggir air. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban,” ujarnya.

    Mendengar teriakan minta tolong, Ernawati yang berada di dalam rumah segera turun ke air untuk menyelamatkan Firman. Ia sempat menarik tubuh korban ke arah pinggir rumah, namun buaya kembali menyerang.

    “Pada saat berusaha menolong, Ernawati juga terkena gigitan buaya di bagian tangan kanan,” tambahnya.

    Seorang warga lainnya, Fatmawati kemudian datang membantu dengan memukul buaya menggunakan alat seadanya, hingga akhirnya hewan tersebut melepaskan kedua korban.

    “Firman mengalami luka robek pada kaki sebelah kanan, sementara Ernawati mengalami luka pada tangan kanan. Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini kedua korban dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

    Kapolsek mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat kondisi banjir yang berpotensi memunculkan hewan liar seperti buaya yang masuk ke permukiman.

    (Sf/Lo)