Cari disini...
Seputar Kaltim
Aktivitas warga Muara Ancalong saat terjadi banjir beberapa waktu lalu. (dok.protokol&komunikasi Setkab Kutim)
Sangatta– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah hingga Maret 2025.
Beberapa wilayah yang diperkirakan terdampak cukup luas antara lain Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur (Kutim), Mahakam Ulu, Samarinda, Bontang, dan sekitarnya. Adapun kecamatan di Kutim seperti Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Sangatta Utara diperkirakan akan mengalami hujan lebat seperti yang berlangsung kemarin sore.
Hujan dengan intensitas sedang hingga deras, disertai dengan petir dan angin kencang, diprediksi akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Meski cuaca buruk diperkirakan terjadi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menegaskan bahwa potensi terjadinya banjir besar masih dapat diantisipasi. "Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti informasi yang disampaikan oleh BMKG dan BPBD," ujar Naim saat dikonfirmasi pada Selasa (18/02/2025).
Naim juga mengingatkan pentingnya koordinasi dari warga untuk mengantisipasi potensi bencana lebih lanjut. "Kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk menjaga keselamatan dan mengurangi dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem ini," tambahnya.
Peringatan serupa juga mencakup prakiraan hujan yang masih berpotensi terjadi hingga bulan Maret 2025. Oleh karena itu, Naim meminta masyarakat Kutim untuk selalu waspada dan menjaga kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi kapan saja.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Aktivitas warga Muara Ancalong saat terjadi banjir beberapa waktu lalu. (dok.protokol&komunikasi Setkab Kutim)
Sangatta– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah hingga Maret 2025.
Beberapa wilayah yang diperkirakan terdampak cukup luas antara lain Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur (Kutim), Mahakam Ulu, Samarinda, Bontang, dan sekitarnya. Adapun kecamatan di Kutim seperti Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Sangatta Utara diperkirakan akan mengalami hujan lebat seperti yang berlangsung kemarin sore.
Hujan dengan intensitas sedang hingga deras, disertai dengan petir dan angin kencang, diprediksi akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Meski cuaca buruk diperkirakan terjadi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menegaskan bahwa potensi terjadinya banjir besar masih dapat diantisipasi. "Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti informasi yang disampaikan oleh BMKG dan BPBD," ujar Naim saat dikonfirmasi pada Selasa (18/02/2025).
Naim juga mengingatkan pentingnya koordinasi dari warga untuk mengantisipasi potensi bencana lebih lanjut. "Kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk menjaga keselamatan dan mengurangi dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem ini," tambahnya.
Peringatan serupa juga mencakup prakiraan hujan yang masih berpotensi terjadi hingga bulan Maret 2025. Oleh karena itu, Naim meminta masyarakat Kutim untuk selalu waspada dan menjaga kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi kapan saja.
(Sf/Mr)