BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    21 Februari 2026 08:25 WIB

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Balikpapan menyiapkan strategi ganda menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

    Selain menambah pasokan uang tunai, BI juga mengoptimalkan layanan penukaran berbasis digital guna mengurangi antrean dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

    Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi menyampaikan tahun ini pihaknya menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2 triliun. Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,8 triliun.

    “Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di wilayah kerja kami, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser,” ucap Robi dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026).

    Tak hanya menambah jumlah uang beredar, BI kembali menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 bertema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah. Tahun ini, layanan penukaran uang dioptimalkan melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).

    “Penggunaan aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat memesan jadwal dan lokasi penukaran lebih awal, sehingga proses berlangsung tertib dan mengurangi kepadatan di lapangan,” lanjutnya.

    Sebagai bagian dari rangkaian program, BI bersama perbankan melepas mobil kas keliling yang akan melayani penukaran uang di sejumlah titik strategis. Secara keseluruhan, layanan penukaran tersedia di 213 lokasi melalui sinergi dengan perbankan, pegadaian dan erbarindo dengan total 26.620 paket penukaran.

    Periode penukaran dibagi dalam dua tahap, pada 18–27 Februari 2026 dan 1–15 Maret 2026. Untuk layanan tambahan melalui kas keliling tematik dan penukaran terpadu, pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR.

    “Di sisi lain, BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi non-tunai seperti mobile banking, internet banking dan QRIS guna mendukung efisiensi sistem pembayaran,” paparnya.

    Tak kalah penting, BI mengintensifkan edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Masyarakat diimbau mengenali keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang dengan prinsip 5J, jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler atau dibasahi.

    Melalui langkah tersebut, BI Balikpapan berharap momentum Ramadan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat literasi masyarakat terhadap rupiah dan sistem pembayaran nasional.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    21 Februari 2026 08:25 WIB

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Balikpapan menyiapkan strategi ganda menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

    Selain menambah pasokan uang tunai, BI juga mengoptimalkan layanan penukaran berbasis digital guna mengurangi antrean dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

    Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi menyampaikan tahun ini pihaknya menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2 triliun. Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,8 triliun.

    “Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di wilayah kerja kami, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser,” ucap Robi dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026).

    Tak hanya menambah jumlah uang beredar, BI kembali menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 bertema Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah. Tahun ini, layanan penukaran uang dioptimalkan melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).

    “Penggunaan aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat memesan jadwal dan lokasi penukaran lebih awal, sehingga proses berlangsung tertib dan mengurangi kepadatan di lapangan,” lanjutnya.

    Sebagai bagian dari rangkaian program, BI bersama perbankan melepas mobil kas keliling yang akan melayani penukaran uang di sejumlah titik strategis. Secara keseluruhan, layanan penukaran tersedia di 213 lokasi melalui sinergi dengan perbankan, pegadaian dan erbarindo dengan total 26.620 paket penukaran.

    Periode penukaran dibagi dalam dua tahap, pada 18–27 Februari 2026 dan 1–15 Maret 2026. Untuk layanan tambahan melalui kas keliling tematik dan penukaran terpadu, pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR.

    “Di sisi lain, BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi non-tunai seperti mobile banking, internet banking dan QRIS guna mendukung efisiensi sistem pembayaran,” paparnya.

    Tak kalah penting, BI mengintensifkan edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Masyarakat diimbau mengenali keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang dengan prinsip 5J, jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler atau dibasahi.

    Melalui langkah tersebut, BI Balikpapan berharap momentum Ramadan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat literasi masyarakat terhadap rupiah dan sistem pembayaran nasional.

    (Sf/Lo)