Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi. (Freepik)
Bontang - Warga Bontang diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik sementara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026. PT PLN (Persero) ULP Bontang Kota akan menghentikan sementara aliran listrik selama empat jam untuk mendukung pengujian jaringan guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN UP3 Bontang melalui ULP Bontang Kota, penghentian sementara aliran listrik akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
Sejumlah kawasan yang terdampak meliputi Jalan Pelabuhan, Jalan KS Tubun, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Ir H Juanda, Jalan Melati, Jalan Koi, Jalan Haruan, Jalan Belanak, Jalan Bandeng, Jalan Tenggiri, Jalan Kakap Putih, Jalan Mawar, Jalan Anggrek, Jalan Kejora, Jalan Kenanga, Jalan Petran, Jalan Angkasa, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Manunggal, Jalan WR Supratman, Jalan Zamrud, Jalan Diponegoro, Jalan Raden Patah, Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Bhayangkara, Jalan Asmawarman, Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Balikpapan, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tomat, Jalan Catur, Jalan Tenis, Jalan Labu Putih, Jalan Bangka, Jalan Denpasar, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tarakan, Jalan Damai, Jalan HM Ardans, Jalan Banjarmasin, Jalan Palembang, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Selat Karimata, Jalan Selat Rote, kawasan Habibon, Rusunawa, Pasar Rawa Indah, Perum Halal Square, HOP, hingga jalur Poros Bontang-Samarinda arah Portal Marangkayu.
Selain kawasan permukiman, sejumlah perkantoran yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut juga berpotensi terdampak selama pekerjaan berlangsung.
PLN menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan dan mutu pelayanan kelistrikan kepada pelanggan. Masyarakat diimbau mematikan peralatan elektronik sebelum pekerjaan dimulai guna menghindari risiko kerusakan saat aliran listrik kembali normal.
Pelanggan juga diminta menggunakan listrik secara bijak setelah pasokan kembali menyala. PLN menambahkan jadwal pekerjaan dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan. Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan, aliran listrik akan dinormalkan kembali tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau mengakses aplikasi PLN Mobile.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi. (Freepik)
Bontang - Warga Bontang diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik sementara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026. PT PLN (Persero) ULP Bontang Kota akan menghentikan sementara aliran listrik selama empat jam untuk mendukung pengujian jaringan guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN UP3 Bontang melalui ULP Bontang Kota, penghentian sementara aliran listrik akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
Sejumlah kawasan yang terdampak meliputi Jalan Pelabuhan, Jalan KS Tubun, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Ir H Juanda, Jalan Melati, Jalan Koi, Jalan Haruan, Jalan Belanak, Jalan Bandeng, Jalan Tenggiri, Jalan Kakap Putih, Jalan Mawar, Jalan Anggrek, Jalan Kejora, Jalan Kenanga, Jalan Petran, Jalan Angkasa, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Manunggal, Jalan WR Supratman, Jalan Zamrud, Jalan Diponegoro, Jalan Raden Patah, Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Bhayangkara, Jalan Asmawarman, Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Balikpapan, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tomat, Jalan Catur, Jalan Tenis, Jalan Labu Putih, Jalan Bangka, Jalan Denpasar, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tarakan, Jalan Damai, Jalan HM Ardans, Jalan Banjarmasin, Jalan Palembang, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Selat Karimata, Jalan Selat Rote, kawasan Habibon, Rusunawa, Pasar Rawa Indah, Perum Halal Square, HOP, hingga jalur Poros Bontang-Samarinda arah Portal Marangkayu.
Selain kawasan permukiman, sejumlah perkantoran yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut juga berpotensi terdampak selama pekerjaan berlangsung.
PLN menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan dan mutu pelayanan kelistrikan kepada pelanggan. Masyarakat diimbau mematikan peralatan elektronik sebelum pekerjaan dimulai guna menghindari risiko kerusakan saat aliran listrik kembali normal.
Pelanggan juga diminta menggunakan listrik secara bijak setelah pasokan kembali menyala. PLN menambahkan jadwal pekerjaan dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan. Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan, aliran listrik akan dinormalkan kembali tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau mengakses aplikasi PLN Mobile.
(Sf/Rs)