Cari disini...
Seputar Kaltim
Petugas mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian di sebuah kamar kos di Sangatta Utara, Kutim, (Foto: Polres Kutim)
Sangatta – Seorang perempuan muda ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Rabu (26/8/2026).
Perempuan tersebut, diidentifikasi bernama Desi Ariyanti, dan berdomisili di Kecamatan Sangatta Selatan. Wanita muda itu ditemukan setelah pemilik indekos mendapat laporan dari penghuni mengenai bercak darah yang terlihat keluar dari celah bawah pintu salah satu kamar.
Pemilik indekos, Suyono, kemudian mencoba membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu tidak dapat dibuka. Dari dalam kamar, ia juga mencium aroma tidak sedap dan melihat aliran darah di bagian bawah pintu.
Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan kepada kepolisian. Laporan diterima sekitar pukul 17.27 WITA.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di TKP,” ujar Bambang.
Dari pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Kutim, perempuan itu diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kudungga untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Di lokasi, jenazah ditemukan di depan pintu kamar dalam kondisi tergantung. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian yang bersangkutan. Pemeriksaan medis dan pendalaman keterangan saksi masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian wanita itu.
Informasi dari pemilik kos menyebutkan, perempuan tersebut terakhir terlihat pada 15 Agustus 2026 bersama seorang laki-laki. Saat itu, keduanya sempat ditegur. Laki-laki tersebut kemudian meninggalkan lokasi.
Yang bersangkutan juga disebut menyewa kamar tanpa menyerahkan identitas diri kepada pemilik indekos. Ia diperkirakan telah tinggal di kamar tersebut selama sekitar dua pekan.
Bambang mengatakan polisi masih mendalami seluruh informasi yang ditemukan di lokasi, termasuk keterangan para saksi dan aktivitas perempuan itu sebelum meninggal dunia.
“Kami masih mendalami seluruh keterangan dan fakta yang ditemukan di TKP. Untuk penyebab pasti kematian, kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai yang bersangkutan maupun aktivitasnya sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera menyampaikannya kepada kepolisian.
Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab kematian perempuan muda itu.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petugas mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian di sebuah kamar kos di Sangatta Utara, Kutim, (Foto: Polres Kutim)
Sangatta – Seorang perempuan muda ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Rabu (26/8/2026).
Perempuan tersebut, diidentifikasi bernama Desi Ariyanti, dan berdomisili di Kecamatan Sangatta Selatan. Wanita muda itu ditemukan setelah pemilik indekos mendapat laporan dari penghuni mengenai bercak darah yang terlihat keluar dari celah bawah pintu salah satu kamar.
Pemilik indekos, Suyono, kemudian mencoba membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu tidak dapat dibuka. Dari dalam kamar, ia juga mencium aroma tidak sedap dan melihat aliran darah di bagian bawah pintu.
Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan kepada kepolisian. Laporan diterima sekitar pukul 17.27 WITA.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di TKP,” ujar Bambang.
Dari pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Kutim, perempuan itu diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kudungga untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Di lokasi, jenazah ditemukan di depan pintu kamar dalam kondisi tergantung. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian yang bersangkutan. Pemeriksaan medis dan pendalaman keterangan saksi masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian wanita itu.
Informasi dari pemilik kos menyebutkan, perempuan tersebut terakhir terlihat pada 15 Agustus 2026 bersama seorang laki-laki. Saat itu, keduanya sempat ditegur. Laki-laki tersebut kemudian meninggalkan lokasi.
Yang bersangkutan juga disebut menyewa kamar tanpa menyerahkan identitas diri kepada pemilik indekos. Ia diperkirakan telah tinggal di kamar tersebut selama sekitar dua pekan.
Bambang mengatakan polisi masih mendalami seluruh informasi yang ditemukan di lokasi, termasuk keterangan para saksi dan aktivitas perempuan itu sebelum meninggal dunia.
“Kami masih mendalami seluruh keterangan dan fakta yang ditemukan di TKP. Untuk penyebab pasti kematian, kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai yang bersangkutan maupun aktivitasnya sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera menyampaikannya kepada kepolisian.
Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab kematian perempuan muda itu.
(Sf/Rs)