Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau, Nasir. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau, mengimbau calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2025, untuk menjaga kesehatan. Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kemenag Berau, Nasir menyampaikan bahwa kuota jemaah haji untuk kabupaten ini belum dapat di pastikan namun kemungkinan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu 141 orang.
Nasir menjelaskan bahwa dari total kuota tersebut, 137 orang merupakan jemaah murni dan 4 orang berasal dari kategori lanjut usia (lansia). Selain itu, ia mengatakan kuota ini adalah alokasi yang sudah ditetapkan jemaah lansia diberikan prioritas agar tetap memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji meskipun dengan keterbatasan usia.
Meski jumlahnya tidak berubah, persiapan tetap menjadi hal utama yang harus dilakukan oleh para jemaah.
"Kami mengimbau kepada jemaah yang sudah pasti berangkat di tahun 2025 untuk mulai mempersiapkan segala sesuatunya, terutama menjaga kesehatan. Ini sangat penting agar para jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah dengan lancar," ungkap Nasir.
Menurutnya, kondisi kesehatan jemaah menjadi salah satu perhatian utama. Oleh karena itu, pihaknya terus mengingatkan jemaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain itu, pendampingan dan edukasi terkait ibadah haji juga akan diberikan melalui manasik haji yang akan dilaksanakan secara bertahap.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah memiliki pemahaman yang baik terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji. Hal ini akan sangat membantu mereka, terutama yang baru pertama kali berangkat," jelasnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa kuota haji merupakan kebijakan nasional yang ditentukan berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk alokasi dari Pemerintah Arab Saudi.
"Kami tetap berharap ada perkembangan positif terkait tambahan kuota untuk jamaah haji kedepannya, mengingat antusiasme masyarakat di Kabupaten Berau yang sangat tinggi untuk menunaikan rukun Islam kelima ini," ungkapnya.
Selain kuota yang ditetapkan, pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau juga terus memantau informasi terbaru terkait kebijakan haji dari Kementerian Agama RI. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait dilakukan secara rutin untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.
Nasir mengatakan dengan berbagai upaya persiapan yang dilakukan, diharapkan para jemaah haji asal Kabupaten Berau dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk.
"Semoga jemaah kita semua diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalani ibadah haji," kuncinya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau, Nasir. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau, mengimbau calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2025, untuk menjaga kesehatan. Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kemenag Berau, Nasir menyampaikan bahwa kuota jemaah haji untuk kabupaten ini belum dapat di pastikan namun kemungkinan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu 141 orang.
Nasir menjelaskan bahwa dari total kuota tersebut, 137 orang merupakan jemaah murni dan 4 orang berasal dari kategori lanjut usia (lansia). Selain itu, ia mengatakan kuota ini adalah alokasi yang sudah ditetapkan jemaah lansia diberikan prioritas agar tetap memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji meskipun dengan keterbatasan usia.
Meski jumlahnya tidak berubah, persiapan tetap menjadi hal utama yang harus dilakukan oleh para jemaah.
"Kami mengimbau kepada jemaah yang sudah pasti berangkat di tahun 2025 untuk mulai mempersiapkan segala sesuatunya, terutama menjaga kesehatan. Ini sangat penting agar para jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah dengan lancar," ungkap Nasir.
Menurutnya, kondisi kesehatan jemaah menjadi salah satu perhatian utama. Oleh karena itu, pihaknya terus mengingatkan jemaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain itu, pendampingan dan edukasi terkait ibadah haji juga akan diberikan melalui manasik haji yang akan dilaksanakan secara bertahap.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah memiliki pemahaman yang baik terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji. Hal ini akan sangat membantu mereka, terutama yang baru pertama kali berangkat," jelasnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa kuota haji merupakan kebijakan nasional yang ditentukan berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk alokasi dari Pemerintah Arab Saudi.
"Kami tetap berharap ada perkembangan positif terkait tambahan kuota untuk jamaah haji kedepannya, mengingat antusiasme masyarakat di Kabupaten Berau yang sangat tinggi untuk menunaikan rukun Islam kelima ini," ungkapnya.
Selain kuota yang ditetapkan, pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau juga terus memantau informasi terbaru terkait kebijakan haji dari Kementerian Agama RI. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait dilakukan secara rutin untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.
Nasir mengatakan dengan berbagai upaya persiapan yang dilakukan, diharapkan para jemaah haji asal Kabupaten Berau dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk.
"Semoga jemaah kita semua diberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalani ibadah haji," kuncinya.
(Sf/Rs)