Cari disini...
Seputar Kaltim
Komandan Kodim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria saat berbincang dengan orang tua Alm. Pratu Sandi Primadana. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)
Tenggarong - Kontak senjata antara Anggota TNI dan KST Kodap lll Nduga di Pos Paro Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan Kamis (30/11/2023) kemarin mengakibatkan dua prajurit TNI meninggal dunia.
Diketahui, dalam kontak senjata yang terjadi sekitar pukul 16.14 WITA itu, salah satu korban dari prajurit TNI berasal dari Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gugur dalam dalam insiden tersebut, yakni Pratu Sandi Primadana.
Setelah dikonfirmasi kepada, Komandan Kodim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria melalui pesan WhatsApp mengaku masih berkoordinasikan dengan satuan asal korban, termasuk kronologis kejadian dan juga proses pemulangan jenazah.
"Saat ini masih berkoordinasi dengan satuan asalnya, kalau sudah ada info lebih lanjut mengenai pemulangan jenazah akan disampaikan," kata Jeffry.
Saat berkunjung ke rumah duka yang berada di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, terlihat banyak kerabat almarhum yang sudah berada di lokasi.
"Memang benar yang gugur tertembak itu Sandi," ucap salah satu kerabat almarhum kepada Seputarfakta.com.
Hingga malam ini, rumah duka masih didatangi oleh kerabat dari keluarga almarhum sembari menunggu kabar selanjutnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Komandan Kodim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria saat berbincang dengan orang tua Alm. Pratu Sandi Primadana. (Foto:M.anshori/seputarfakta.com)
Tenggarong - Kontak senjata antara Anggota TNI dan KST Kodap lll Nduga di Pos Paro Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan Kamis (30/11/2023) kemarin mengakibatkan dua prajurit TNI meninggal dunia.
Diketahui, dalam kontak senjata yang terjadi sekitar pukul 16.14 WITA itu, salah satu korban dari prajurit TNI berasal dari Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gugur dalam dalam insiden tersebut, yakni Pratu Sandi Primadana.
Setelah dikonfirmasi kepada, Komandan Kodim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria melalui pesan WhatsApp mengaku masih berkoordinasikan dengan satuan asal korban, termasuk kronologis kejadian dan juga proses pemulangan jenazah.
"Saat ini masih berkoordinasi dengan satuan asalnya, kalau sudah ada info lebih lanjut mengenai pemulangan jenazah akan disampaikan," kata Jeffry.
Saat berkunjung ke rumah duka yang berada di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, terlihat banyak kerabat almarhum yang sudah berada di lokasi.
"Memang benar yang gugur tertembak itu Sandi," ucap salah satu kerabat almarhum kepada Seputarfakta.com.
Hingga malam ini, rumah duka masih didatangi oleh kerabat dari keluarga almarhum sembari menunggu kabar selanjutnya.
(Sf/By)