Begini Sosok Awang Faroek Ishak di Mata Wali Kota Samarinda 

    Seputarfakta.com - Tria   -

    Seputar Kaltim

    23 Desember 2024 05:32 WIB

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat dikonfirmasi usai kegiatan di Aula Gedung Pusdiklat Stadion Madya Sempaja Dispora Kaltim, Senin (23/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kalimantan Timur kembali berduka atas kepergian salah satu tokoh besar yang telah banyak berjasa dalam pembangunan daerah, Awang Faroek Ishak. Mantan Gubernur Kaltim periode 2008-2018 itu menghembuskan napas terakhir di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan pada Minggu, 22 Desember 2024, pukul 21.00 WITA. Almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sukarame, Tenggarong.  

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Awang Faroek Ishak. Saat dikonfirmasi, ia mengenang sosok Awang Faroek sebagai inspirator besar yang meninggalkan jejak perjuangan luar biasa bagi Kalimantan Timur.  

    "Kita kehilangan tokoh besar dan inspirator. Kegigihan beliau dalam membangun bumi etam, dari perjalanan karier sebagai Bupati Kutai Timur hingga menjadi gubernur, memberikan banyak inspirasi," ungkap Andi Harun, Senin (23/12/2024). 

    Ia melihat perjuangan Awang Faroek untuk konsisten berjuang agar Kalimantan Timur memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan membela pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang bermanfaat bagi masyarakat. 

    "Gagasan beliau besar, realistis, dan konsisten. Semoga pemimpin sekarang dan calon pemimpin masa depan, termasuk saya, bisa terus belajar dari apa yang beliau torehkan selama perjalanan kariernya," tambahnya.  

    Kepergian Awang Faroek Ishak menurutnya menjadi pelajaran berharga bagi banyak pihak, mengingat kiprah dan dedikasinya yang luar biasa bagi kemajuan Kalimantan Timur. Jejak perjuangan beliau dalam meningkatkan anggaran pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat bagi Andi Harun akan selalu dikenang sebagai inspirasi besar bagi generasi saat ini dan yang akan datang.  
    Beberapa peninggalan yang masyarakat bisa rasakan semasa jabatannya sebagai gubernur di antaranya adalah tol Balikpapan - Samarinda juga Bandara APT Pranoto yang kini terlihat semakin maju dan memudahkan mobilitas antar daerah. 

    "Selamat jalan Pak Awang Faroek, kami semua mendoakan agar husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diberikan ampunan, dan menjadi salah satu penghuni surga. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan, karena kita semua akan menuju ke sana, hanya berbeda waktu dan tempat," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Begini Sosok Awang Faroek Ishak di Mata Wali Kota Samarinda 

    Seputarfakta.com - Tria   -

    Seputar Kaltim

    23 Desember 2024 05:32 WIB

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat dikonfirmasi usai kegiatan di Aula Gedung Pusdiklat Stadion Madya Sempaja Dispora Kaltim, Senin (23/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kalimantan Timur kembali berduka atas kepergian salah satu tokoh besar yang telah banyak berjasa dalam pembangunan daerah, Awang Faroek Ishak. Mantan Gubernur Kaltim periode 2008-2018 itu menghembuskan napas terakhir di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan pada Minggu, 22 Desember 2024, pukul 21.00 WITA. Almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Sukarame, Tenggarong.  

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Awang Faroek Ishak. Saat dikonfirmasi, ia mengenang sosok Awang Faroek sebagai inspirator besar yang meninggalkan jejak perjuangan luar biasa bagi Kalimantan Timur.  

    "Kita kehilangan tokoh besar dan inspirator. Kegigihan beliau dalam membangun bumi etam, dari perjalanan karier sebagai Bupati Kutai Timur hingga menjadi gubernur, memberikan banyak inspirasi," ungkap Andi Harun, Senin (23/12/2024). 

    Ia melihat perjuangan Awang Faroek untuk konsisten berjuang agar Kalimantan Timur memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan membela pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang bermanfaat bagi masyarakat. 

    "Gagasan beliau besar, realistis, dan konsisten. Semoga pemimpin sekarang dan calon pemimpin masa depan, termasuk saya, bisa terus belajar dari apa yang beliau torehkan selama perjalanan kariernya," tambahnya.  

    Kepergian Awang Faroek Ishak menurutnya menjadi pelajaran berharga bagi banyak pihak, mengingat kiprah dan dedikasinya yang luar biasa bagi kemajuan Kalimantan Timur. Jejak perjuangan beliau dalam meningkatkan anggaran pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat bagi Andi Harun akan selalu dikenang sebagai inspirasi besar bagi generasi saat ini dan yang akan datang.  
    Beberapa peninggalan yang masyarakat bisa rasakan semasa jabatannya sebagai gubernur di antaranya adalah tol Balikpapan - Samarinda juga Bandara APT Pranoto yang kini terlihat semakin maju dan memudahkan mobilitas antar daerah. 

    "Selamat jalan Pak Awang Faroek, kami semua mendoakan agar husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diberikan ampunan, dan menjadi salah satu penghuni surga. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan, karena kita semua akan menuju ke sana, hanya berbeda waktu dan tempat," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)