Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Bupati kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi.
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjalin kerja sama strategis dengan Sampoerna University (SU), Jakarta, untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Kutim. Melalui program beasiswa silang yang ditawarkan universitas tersebut, mahasiswa asal Kutim berkesempatan meraih pendidikan berstandar internasional.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengungkapkan bahwa Sampoerna University menawarkan skema beasiswa menarik, yakni buy one get one.
"Jika kita mengirimkan lima mahasiswa, mereka akan menambahkan lima lagi secara gratis. Jadi, ada sepuluh penerima beasiswa," ujar Mahyunadi.
Ia menilai tawaran tersebut cukup potensial untuk mendukung peningkatan daya saing daerah. "Jika kita ingin daerah kita memiliki daya saing, maka kita tidak bisa bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Harus bekerja luar biasa," tegasnya.
Mahyunadi menambahkan, kerja sama di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada universitas negeri, tetapi juga perlu melibatkan institusi pendidikan swasta yang memiliki nilai tambah.
"Seperti Universitas Sampoerna ini, lulusannya akan mendapatkan double degree, dua ijazah: satu dari Universitas Sampoerna di Indonesia, dan satu lagi dari Universitas Arizona, Amerika," jelasnya.
Selain itu, universitas ini memiliki jaringan luas yang meningkatkan peluang kerja lulusannya di tingkat nasional dan internasional.
"Kenapa bukan universitas negeri? Karena kami ingin pendidikan yang 'plus-plus'. Memang biayanya mahal, tapi manfaatnya besar. Kami ingin generasi Kutai Timur memiliki daya saing yang luar biasa," tegasnya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa proses seleksi untuk masuk ke Sampoerna University cukup ketat. Mahasiswa harus memiliki nilai matematika yang tinggi dan penguasaan bahasa Inggris minimal 90 persen.
"Jadi, tidak sembarangan orang bisa masuk ke sana. Seleksinya pasti sangat ketat," tambah Mahyunadi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Bupati kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi.
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjalin kerja sama strategis dengan Sampoerna University (SU), Jakarta, untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Kutim. Melalui program beasiswa silang yang ditawarkan universitas tersebut, mahasiswa asal Kutim berkesempatan meraih pendidikan berstandar internasional.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengungkapkan bahwa Sampoerna University menawarkan skema beasiswa menarik, yakni buy one get one.
"Jika kita mengirimkan lima mahasiswa, mereka akan menambahkan lima lagi secara gratis. Jadi, ada sepuluh penerima beasiswa," ujar Mahyunadi.
Ia menilai tawaran tersebut cukup potensial untuk mendukung peningkatan daya saing daerah. "Jika kita ingin daerah kita memiliki daya saing, maka kita tidak bisa bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Harus bekerja luar biasa," tegasnya.
Mahyunadi menambahkan, kerja sama di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada universitas negeri, tetapi juga perlu melibatkan institusi pendidikan swasta yang memiliki nilai tambah.
"Seperti Universitas Sampoerna ini, lulusannya akan mendapatkan double degree, dua ijazah: satu dari Universitas Sampoerna di Indonesia, dan satu lagi dari Universitas Arizona, Amerika," jelasnya.
Selain itu, universitas ini memiliki jaringan luas yang meningkatkan peluang kerja lulusannya di tingkat nasional dan internasional.
"Kenapa bukan universitas negeri? Karena kami ingin pendidikan yang 'plus-plus'. Memang biayanya mahal, tapi manfaatnya besar. Kami ingin generasi Kutai Timur memiliki daya saing yang luar biasa," tegasnya.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa proses seleksi untuk masuk ke Sampoerna University cukup ketat. Mahasiswa harus memiliki nilai matematika yang tinggi dan penguasaan bahasa Inggris minimal 90 persen.
"Jadi, tidak sembarangan orang bisa masuk ke sana. Seleksinya pasti sangat ketat," tambah Mahyunadi.
(Sf/Rs)