Seputar Kaltim

    Beasiswa Santri di Kukar Mulai Digulirkan, 3.500 Kuota Disiapkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    06 Juli 2026 pukul 16:34 WITA

    Kabag Kesra Setkab Kukar, Fathul Alamin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program baru dalam Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 berupa beasiswa khusus bagi santri pondok pesantren.

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Fathul Alamin mengatakan program tersebut merupakan salah satu inovasi yang disampaikan Bupati Kukar sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan.

    "Pada 2026 ini kami memiliki salah satu program baru dalam Beasiswa Kukar Idaman Terbaik, yaitu beasiswa khusus untuk santri pondok pesantren," ujar Fathul, Senin (6/7/2026).

    Ia menjelaskan beasiswa ini diberikan kepada para santri yang mondok dan memiliki KTP Kukar. Setiap santri nantinya akan menerima bantuan sebesar Rp250 ribu per bulan selama satu tahun atau total Rp3 juta per tahun.

    Menurutnya, beasiswa tersebut tidak melalui mekanisme pendaftaran, tapi menggunakan data santri yang telah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

    "Selama pondok pesantrennya terdaftar di Kementerian Agama dan santrinya merupakan warga Kutai Kartanegara, maka secara otomatis akan menerima beasiswa sebesar Rp250 ribu per bulan," paparnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun Kemenag, sebanyak 2.662 santri tercatat sebagai penerima manfaat. Namun, Pemkab Kukar menyiapkan kuota sebanyak 3.500 penerima.

    Fathul menerangkan kuota tersebut sengaja dilebihkan, mengingat masih ada sejumlah pondok pesantren yang belum melengkapi data santri, termasuk santri baru yang akan masuk pada tahun ajaran 2026.

    "Kami berharap seluruh santri, termasuk santri baru tahun ini, juga dapat menerima beasiswa tersebut," jelasnya.

    Ia menyampaikan dana beasiswa akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing santri. Rekening tersebut akan dibuka atas nama santri bekerja sama dengan Bankaltimtara.

    Bagi santri yang masih berusia di bawah 17 tahun, proses pembukaan rekening dilakukan dengan pendampingan orang tua. Setelah dana ditransfer, pemerintah akan memberikan pemberitahuan kepada pihak pondok pesantren maupun santri.

    Selain beasiswa santri, Pemkab Kukar juga mengalokasikan anggaran beasiswa secara keseluruhan sebesar sekitar Rp56 miliar untuk 7.200 penerima pada 2026.

    "Total Rp56 miliar itu merupakan keseluruhan program beasiswa untuk 7.200 penerima, termasuk di dalamnya 3.500 kuota beasiswa santri. Ini merupakan anggaran beasiswa terbesar, baik pada periode Kukar Idaman maupun Kukar Idaman Terbaik," tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Beasiswa Santri di Kukar Mulai Digulirkan, 3.500 Kuota Disiapkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    06 Juli 2026 pukul 16:34 WITA

    Kabag Kesra Setkab Kukar, Fathul Alamin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meluncurkan program baru dalam Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 berupa beasiswa khusus bagi santri pondok pesantren.

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Fathul Alamin mengatakan program tersebut merupakan salah satu inovasi yang disampaikan Bupati Kukar sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan.

    "Pada 2026 ini kami memiliki salah satu program baru dalam Beasiswa Kukar Idaman Terbaik, yaitu beasiswa khusus untuk santri pondok pesantren," ujar Fathul, Senin (6/7/2026).

    Ia menjelaskan beasiswa ini diberikan kepada para santri yang mondok dan memiliki KTP Kukar. Setiap santri nantinya akan menerima bantuan sebesar Rp250 ribu per bulan selama satu tahun atau total Rp3 juta per tahun.

    Menurutnya, beasiswa tersebut tidak melalui mekanisme pendaftaran, tapi menggunakan data santri yang telah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

    "Selama pondok pesantrennya terdaftar di Kementerian Agama dan santrinya merupakan warga Kutai Kartanegara, maka secara otomatis akan menerima beasiswa sebesar Rp250 ribu per bulan," paparnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun Kemenag, sebanyak 2.662 santri tercatat sebagai penerima manfaat. Namun, Pemkab Kukar menyiapkan kuota sebanyak 3.500 penerima.

    Fathul menerangkan kuota tersebut sengaja dilebihkan, mengingat masih ada sejumlah pondok pesantren yang belum melengkapi data santri, termasuk santri baru yang akan masuk pada tahun ajaran 2026.

    "Kami berharap seluruh santri, termasuk santri baru tahun ini, juga dapat menerima beasiswa tersebut," jelasnya.

    Ia menyampaikan dana beasiswa akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing santri. Rekening tersebut akan dibuka atas nama santri bekerja sama dengan Bankaltimtara.

    Bagi santri yang masih berusia di bawah 17 tahun, proses pembukaan rekening dilakukan dengan pendampingan orang tua. Setelah dana ditransfer, pemerintah akan memberikan pemberitahuan kepada pihak pondok pesantren maupun santri.

    Selain beasiswa santri, Pemkab Kukar juga mengalokasikan anggaran beasiswa secara keseluruhan sebesar sekitar Rp56 miliar untuk 7.200 penerima pada 2026.

    "Total Rp56 miliar itu merupakan keseluruhan program beasiswa untuk 7.200 penerima, termasuk di dalamnya 3.500 kuota beasiswa santri. Ini merupakan anggaran beasiswa terbesar, baik pada periode Kukar Idaman maupun Kukar Idaman Terbaik," tandasnya.

    (Sf/Lo)