Beasiswa Luar Negeri Kutim Masih Lewat BAZNAS, Lima Mahasiswa Kuliah di Mesir

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    16 Januari 2026 03:11 WIB

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman (kiri) didampingi Ketua BAZNAS Kutim Masnip Sofwan. (foto: lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program beasiswa luar negeri bagi mahasiswa asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga saat ini belum disediakan oleh pemerintah daerah. Beasiswa luar negeri masih difasilitasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kutim.

    Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, Pemkab Kutim saat ini masih fokus memberikan beasiswa untuk pendidikan dalam negeri, seperti program Kutim Tuntas dan beasiswa stimulan.

    “Kalau dari pemda belum ada beasiswa luar negeri. Masih untuk dalam negeri saja. Yang luar negeri sekarang diambil alih BAZNAS,” ujar Ardiansyah.

    Ia menambahkan, BAZNAS Kutim membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin kuliah ke luar negeri, namun sesuai dengan misi BAZNAS. Beasiswa tersebut lebih diarahkan ke pendidikan berbasis keagamaan dan syariah.

    “Biasanya diarahkan ke Timur Tengah. Jadi bukan untuk semua perguruan tinggi umum,” tambahnya.

    Selain itu, beasiswa BAZNAS diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Untuk itu, penerimanya harus memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh BAZNAS.

    "Beasiswa ini untuk yang benar-benar membutuhkan. Ada persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua BAZNAS Kutim, Masnip Sofwan mengungkapkan saat ini sudah ada lima mahasiswa asal Kutim yang kuliah di Mesir melalui beasiswa BAZNAS.

    “Mereka sudah semester empat, artinya sudah dua tahun kuliah,” kata Masnip.

    Ia berharap, setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun, para mahasiswa tersebut dapat kembali ke Kutim dan mengabdikan ilmunya.

    “Targetnya, empat tahun ke depan Kutim sudah punya ulama,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Beasiswa Luar Negeri Kutim Masih Lewat BAZNAS, Lima Mahasiswa Kuliah di Mesir

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    16 Januari 2026 03:11 WIB

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman (kiri) didampingi Ketua BAZNAS Kutim Masnip Sofwan. (foto: lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program beasiswa luar negeri bagi mahasiswa asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hingga saat ini belum disediakan oleh pemerintah daerah. Beasiswa luar negeri masih difasilitasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kutim.

    Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, Pemkab Kutim saat ini masih fokus memberikan beasiswa untuk pendidikan dalam negeri, seperti program Kutim Tuntas dan beasiswa stimulan.

    “Kalau dari pemda belum ada beasiswa luar negeri. Masih untuk dalam negeri saja. Yang luar negeri sekarang diambil alih BAZNAS,” ujar Ardiansyah.

    Ia menambahkan, BAZNAS Kutim membuka kesempatan bagi mahasiswa yang ingin kuliah ke luar negeri, namun sesuai dengan misi BAZNAS. Beasiswa tersebut lebih diarahkan ke pendidikan berbasis keagamaan dan syariah.

    “Biasanya diarahkan ke Timur Tengah. Jadi bukan untuk semua perguruan tinggi umum,” tambahnya.

    Selain itu, beasiswa BAZNAS diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Untuk itu, penerimanya harus memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh BAZNAS.

    "Beasiswa ini untuk yang benar-benar membutuhkan. Ada persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua BAZNAS Kutim, Masnip Sofwan mengungkapkan saat ini sudah ada lima mahasiswa asal Kutim yang kuliah di Mesir melalui beasiswa BAZNAS.

    “Mereka sudah semester empat, artinya sudah dua tahun kuliah,” kata Masnip.

    Ia berharap, setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun, para mahasiswa tersebut dapat kembali ke Kutim dan mengabdikan ilmunya.

    “Targetnya, empat tahun ke depan Kutim sudah punya ulama,” tutupnya.

    (Sf/Rs)