Cari disini...
Seputar Kaltim
Lokasi Genangan Air Km 5 Kecamatan Tanah Grogot (Foto: istimewa)
Tana Paser - Jalur antarprovinsi di Km 5 Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot sampai kini masih tergenang banjir akibat dari hujan yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini.
Meskipun ada jalur alternatif lain seperti, tapi air yang menggenang di Jalur Km 5 tersebut tetap membuat arus lalu lintas terganggu.
Kepala Dinas PUTR Paser, Asnawi mengatakan sudah pernah turun menyikapi genangan air tersebut dan akan melakukan analisa untuk menemukan permasalahannya.
PUTR juga melakukan koordinasi lanjutan dengan BBPJN Kaltim untuk membuat air yang ada tidak mengalir ke sungai karena drainase tersumbat dan menggenang di jalan tersebut.
"Sebenarnya APBD sudah tersedia untuk pemeliharaan salurannya, hanya saja baru tahap perencanaan," kata Aswani.
Meskipun Pemkab Paser menyediakan anggaran untuk pemeliharaan drainase tersebut, PUTR tetap akan melakukan koordinasi bersama BBPJN Kaltim mengingat jalan tersebut merupakan jalan Nasional.
Setelah cuti Idulfitri, tim BBPJN Kaltim akan turun kelapangan untuk melakukan analisa secara langsung guna mencari solusinya.
"Insya Allah setelah cuti bersama ini? tim dari BBPJN akan turun ke lokasi," tuturnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lokasi Genangan Air Km 5 Kecamatan Tanah Grogot (Foto: istimewa)
Tana Paser - Jalur antarprovinsi di Km 5 Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot sampai kini masih tergenang banjir akibat dari hujan yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini.
Meskipun ada jalur alternatif lain seperti, tapi air yang menggenang di Jalur Km 5 tersebut tetap membuat arus lalu lintas terganggu.
Kepala Dinas PUTR Paser, Asnawi mengatakan sudah pernah turun menyikapi genangan air tersebut dan akan melakukan analisa untuk menemukan permasalahannya.
PUTR juga melakukan koordinasi lanjutan dengan BBPJN Kaltim untuk membuat air yang ada tidak mengalir ke sungai karena drainase tersumbat dan menggenang di jalan tersebut.
"Sebenarnya APBD sudah tersedia untuk pemeliharaan salurannya, hanya saja baru tahap perencanaan," kata Aswani.
Meskipun Pemkab Paser menyediakan anggaran untuk pemeliharaan drainase tersebut, PUTR tetap akan melakukan koordinasi bersama BBPJN Kaltim mengingat jalan tersebut merupakan jalan Nasional.
Setelah cuti Idulfitri, tim BBPJN Kaltim akan turun kelapangan untuk melakukan analisa secara langsung guna mencari solusinya.
"Insya Allah setelah cuti bersama ini? tim dari BBPJN akan turun ke lokasi," tuturnya.
(Sf/By)