Seputar Kaltim

    Baznas Samarinda Bagikan 3.000 Paket Alat Tulis, Ahmad Syahrir: Hasil Sedekah Durian

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    14 Agustus 2023 pukul 19:31 WITA

    Pembagian santunan kepada Siswa Siswi yatim dhuafa SD dan SMP se-Kota Samarinda dengan jumlah paket sebanyak 3000. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Samarinda menjalankan program pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menggelar Muharram Ceria santunan terhadap 3.000 anak yatim dan dhuafa yang berstatus pelajar SD/MI dan SMP.

    Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Noor Achmad sekaligus memberikan sambutannya di Masjid Baitul Muttaqien (Islamic Center), Senin (14/8/2023).

    Paket santunan tersebut terdiri dari tas, botol minuman dan makanan hingga uang santunan sebesar Rp 300 ribuan. 

    Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Ahmad Syahrir Idris mengatakan program untuk penyaluran kuotanya ditambah dibanding tahun sebelumnya.

    "Ini program pendidikan, penyaluran ini kami rutin adakan setiap tahunnya, pada di 2022 itu hanya 1.000 penerima. Sekarang ditambah 2.000, sehingga total 3.000 penerima dan semoga setiap tahunnya angka penerima ditambah," katanya.

    Adapun dana yang digunakan itu diambil dari dua pendanaan dari program BAZNAS sendiri. "Ada yang dari Muzakki (orang yang zakat) dan kami di setiap sekolah ada yang namanya Sedekah Durian yang rutin dijalankan," jelasnya.

    Sedekah Durian merupakan sedekah dua ribuan yang bertujuan untuk membantu pendanaan dalam penyaluran tersebut dan nilainya sekitar Rp 1,4 miliar.

    "Jadi masing-masing anak setiap SD menyetorkan dua ribu untuk berinfaq melalui BAZNAS Samarinda. Alhamdulillah tahun ini terkumpul sekitar Rp 300 jutaan," tambahnya.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Samarinda dalam upaya memberikan peningkatan kesejahteraan warga Kota Samarinda.

    "Inisiatif yang dapat dikolaborasikan dengan BAZNAS, melihat secara langsung Zakat, Infaq, dan Sedekah dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel. Dan ini potensi pengungkit bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat," paparnya.

    Andi Harun menyebut langkah yang dilakukan BAZNAS kedepan harus berbasis digital, agar lebih mudah dan dapat dijangkau oleh masyarakat Samarinda secara luas.

    "BAZNAS harus menyediakan layanan basis digital atau teknologi, yang bisa bekerjasama dengan Bank atau buat sendiri, untuk dapat menjangkau lebih luas," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Baznas Samarinda Bagikan 3.000 Paket Alat Tulis, Ahmad Syahrir: Hasil Sedekah Durian

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    14 Agustus 2023 pukul 19:31 WITA

    Pembagian santunan kepada Siswa Siswi yatim dhuafa SD dan SMP se-Kota Samarinda dengan jumlah paket sebanyak 3000. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Samarinda menjalankan program pendidikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menggelar Muharram Ceria santunan terhadap 3.000 anak yatim dan dhuafa yang berstatus pelajar SD/MI dan SMP.

    Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Noor Achmad sekaligus memberikan sambutannya di Masjid Baitul Muttaqien (Islamic Center), Senin (14/8/2023).

    Paket santunan tersebut terdiri dari tas, botol minuman dan makanan hingga uang santunan sebesar Rp 300 ribuan. 

    Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Ahmad Syahrir Idris mengatakan program untuk penyaluran kuotanya ditambah dibanding tahun sebelumnya.

    "Ini program pendidikan, penyaluran ini kami rutin adakan setiap tahunnya, pada di 2022 itu hanya 1.000 penerima. Sekarang ditambah 2.000, sehingga total 3.000 penerima dan semoga setiap tahunnya angka penerima ditambah," katanya.

    Adapun dana yang digunakan itu diambil dari dua pendanaan dari program BAZNAS sendiri. "Ada yang dari Muzakki (orang yang zakat) dan kami di setiap sekolah ada yang namanya Sedekah Durian yang rutin dijalankan," jelasnya.

    Sedekah Durian merupakan sedekah dua ribuan yang bertujuan untuk membantu pendanaan dalam penyaluran tersebut dan nilainya sekitar Rp 1,4 miliar.

    "Jadi masing-masing anak setiap SD menyetorkan dua ribu untuk berinfaq melalui BAZNAS Samarinda. Alhamdulillah tahun ini terkumpul sekitar Rp 300 jutaan," tambahnya.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Samarinda dalam upaya memberikan peningkatan kesejahteraan warga Kota Samarinda.

    "Inisiatif yang dapat dikolaborasikan dengan BAZNAS, melihat secara langsung Zakat, Infaq, dan Sedekah dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel. Dan ini potensi pengungkit bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat," paparnya.

    Andi Harun menyebut langkah yang dilakukan BAZNAS kedepan harus berbasis digital, agar lebih mudah dan dapat dijangkau oleh masyarakat Samarinda secara luas.

    "BAZNAS harus menyediakan layanan basis digital atau teknologi, yang bisa bekerjasama dengan Bank atau buat sendiri, untuk dapat menjangkau lebih luas," pungkasnya.

    (Sf/By)