Seputar Kaltim

    Bawaslu Balikpapan Gandeng Media Awasi Dugaan Pelanggaran pada Pilkada 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bawaslu Balikpapan ajak media untuk berperan dalam memberikan ketenangan dan kesejukan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Bawaslu Kota Balikpapan menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan dan media gathering, yang diselenggarakan di Hotel Horison Sagita Balikpapan, Senin (4/11/2024).

    Adapu tema yang diambil yakni Bawaslu Balikpapan bersama forum media kawal pemilihan serentak tahun 2024 di Kota Balikpapan.

    Pada kesempatan ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz menekankan pentingnya peran media dalam menjaga integritas dan transparansi selama Pilkada serentak 2024. 

    “Ini salah satu tugas yang dilakukan Bawaslu. Karena media memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada masyarakat,” ucap Ahmadi kepada media, Senin.

    Ia mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendidik para pemilih agar dapat memilih pasangan calon berdasarkan visi dan misi yang sesuai. Sehingga media diharapkan berperan aktif dalam menyiarkan iklan kampanye pasangan calon, yang akan dimulai 21 hari sebelum masa tenang.

    Selain itu, keterlibatan media juga diharapkan dapat membantu Bawaslu memantau dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkada.

    “Media harus menjadi mata dan telinga tambahan bagi Bawaslu. Jika ada indikasi pelanggaran, media sangat vital dalam menyampaikan informasi tersebut kepada kami," akunya.

    Dirinya juga berharap media harus menjalankan fungsi jurnalistiknya secara adil dan seimbang. Sehingga peran media tidak hanya meliput satu pihak atau satu pasangan calon (Paslon), tetapi harus adil ke semua Paslon untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai proses Pilkada.

    “Tidak hanya itu, media juga berperan dalam memberikan ketenangan dan kesejukan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif," imbuhnya. 

    Lanjutnya, dengan adanya laporan yang tepat dan terkini mengenai kegiatan dan penanganan pelanggaran oleh Bawaslu, masyarakat akan memahami bahwa Bawaslu bekerja keras dalam mengawasi, mencegah, dan menangani pelanggaran selama proses Pilkada berlangsung.

    “Contohnya, beberapa waktu lalu ada penanganan pelanggaran yang sudah ditangani Bawaslu dan naik ke tingkat pendidikan. Berkat pemberitaan media, informasi ini dapat tersampaikan ke masyarakat dan pemilih secara luas," tuturnya.

    Melalui sosialisasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bawaslu dan media di Balikpapan, sehingga pengawasan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lebih efektif dan transparan. Bawaslu Balikpapan optimis bahwa peran aktif media akan membantu menciptakan Pilkada yang adil, damai, dan berintegritas.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bawaslu Balikpapan Gandeng Media Awasi Dugaan Pelanggaran pada Pilkada 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bawaslu Balikpapan ajak media untuk berperan dalam memberikan ketenangan dan kesejukan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Bawaslu Kota Balikpapan menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan dan media gathering, yang diselenggarakan di Hotel Horison Sagita Balikpapan, Senin (4/11/2024).

    Adapu tema yang diambil yakni Bawaslu Balikpapan bersama forum media kawal pemilihan serentak tahun 2024 di Kota Balikpapan.

    Pada kesempatan ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz menekankan pentingnya peran media dalam menjaga integritas dan transparansi selama Pilkada serentak 2024. 

    “Ini salah satu tugas yang dilakukan Bawaslu. Karena media memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada masyarakat,” ucap Ahmadi kepada media, Senin.

    Ia mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendidik para pemilih agar dapat memilih pasangan calon berdasarkan visi dan misi yang sesuai. Sehingga media diharapkan berperan aktif dalam menyiarkan iklan kampanye pasangan calon, yang akan dimulai 21 hari sebelum masa tenang.

    Selain itu, keterlibatan media juga diharapkan dapat membantu Bawaslu memantau dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkada.

    “Media harus menjadi mata dan telinga tambahan bagi Bawaslu. Jika ada indikasi pelanggaran, media sangat vital dalam menyampaikan informasi tersebut kepada kami," akunya.

    Dirinya juga berharap media harus menjalankan fungsi jurnalistiknya secara adil dan seimbang. Sehingga peran media tidak hanya meliput satu pihak atau satu pasangan calon (Paslon), tetapi harus adil ke semua Paslon untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai proses Pilkada.

    “Tidak hanya itu, media juga berperan dalam memberikan ketenangan dan kesejukan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif," imbuhnya. 

    Lanjutnya, dengan adanya laporan yang tepat dan terkini mengenai kegiatan dan penanganan pelanggaran oleh Bawaslu, masyarakat akan memahami bahwa Bawaslu bekerja keras dalam mengawasi, mencegah, dan menangani pelanggaran selama proses Pilkada berlangsung.

    “Contohnya, beberapa waktu lalu ada penanganan pelanggaran yang sudah ditangani Bawaslu dan naik ke tingkat pendidikan. Berkat pemberitaan media, informasi ini dapat tersampaikan ke masyarakat dan pemilih secara luas," tuturnya.

    Melalui sosialisasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bawaslu dan media di Balikpapan, sehingga pengawasan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lebih efektif dan transparan. Bawaslu Balikpapan optimis bahwa peran aktif media akan membantu menciptakan Pilkada yang adil, damai, dan berintegritas.

    (Sf/Rs)