Cari disini...
Seputar Kaltim
Pencuri helm yang sedang duduk diamankan oleh polisi dari amukan massa. (Foto: Polresta Samarinda)
Samarinda - Kehebohan terjadi di kawasan Jalan Perniagaan hingga Jalan Hasan Basri, Kelurahan Bandara, Samarinda.
Seorang pria berinisial A (37) nyaris tewas dihakimi massa usai tertangkap basah mencuri sebuah helm pada 13 Januari 2026 malam.
Insiden ini bermula ketika korban menyadari helm merek KYT berwarna hitam miliknya yang diletakkan di atas motor telah raib.
Tak tinggal diam, korban berinisiatif mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Berbekal rekaman tersebut, wajah dan ciri-ciri pelaku berhasil diidentifikasi.
Pencarian mandiri korban membuahkan hasil sekitar pukul 19.00 WITA. Korban memergoki A yang tercatat sebagai warga Karang Asam, Sungai Kunjang masih berada di sekitar lokasi.
Ketegangan memuncak saat korban meminta klarifikasi. Meski telah ditunjukkan bukti CCTV, A bersikeras menyangkal.
Sikap membela diri ini memancing amarah warga yang berkerumun, hingga bogem mentah pun melayang. Situasi makin ngeri karena belakangan diketahui pelaku membawa senjata tajam.
Menerima laporan via Call Center 110, Unit Patroli Sat Samapta Polresta Samarinda bergerak cepat ke lokasi untuk memecah kerumunan sebelum terjadi hal fatal.
Pampta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat membenarkan adanya temuan senjata tajam pada diri pelaku saat diamankan.
“Untuk sajam yang kami amankan berupa satu buah pisau dapur,” ujar Riyan saat ditemui di Polsek Samarinda Ulu.
Polisi menduga A tidak bekerja sendirian. Berdasarkan penyelidikan awal, aksi pencurian ini melibatkan dua orang, tapi satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri saat massa mulai mengepung.
“Informasi sementara yang kami terima, pelaku ini berjumlah dua orang. Satu orang berhasil diamankan dan satu lainnya melarikan diri. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tambah Riyan.
Kini A beserta barang bukti helm KYT hitam dan sebilah pisau dapur telah diamankan di Mapolsek Samarinda Ulu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami dugaan apakah A merupakan residivis kambuhan atau bukan.
Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharudin menambahkan imbauan agar masyarakat tetap menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan tidak main hakim sendiri demi keamanan bersama.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pencuri helm yang sedang duduk diamankan oleh polisi dari amukan massa. (Foto: Polresta Samarinda)
Samarinda - Kehebohan terjadi di kawasan Jalan Perniagaan hingga Jalan Hasan Basri, Kelurahan Bandara, Samarinda.
Seorang pria berinisial A (37) nyaris tewas dihakimi massa usai tertangkap basah mencuri sebuah helm pada 13 Januari 2026 malam.
Insiden ini bermula ketika korban menyadari helm merek KYT berwarna hitam miliknya yang diletakkan di atas motor telah raib.
Tak tinggal diam, korban berinisiatif mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Berbekal rekaman tersebut, wajah dan ciri-ciri pelaku berhasil diidentifikasi.
Pencarian mandiri korban membuahkan hasil sekitar pukul 19.00 WITA. Korban memergoki A yang tercatat sebagai warga Karang Asam, Sungai Kunjang masih berada di sekitar lokasi.
Ketegangan memuncak saat korban meminta klarifikasi. Meski telah ditunjukkan bukti CCTV, A bersikeras menyangkal.
Sikap membela diri ini memancing amarah warga yang berkerumun, hingga bogem mentah pun melayang. Situasi makin ngeri karena belakangan diketahui pelaku membawa senjata tajam.
Menerima laporan via Call Center 110, Unit Patroli Sat Samapta Polresta Samarinda bergerak cepat ke lokasi untuk memecah kerumunan sebelum terjadi hal fatal.
Pampta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat membenarkan adanya temuan senjata tajam pada diri pelaku saat diamankan.
“Untuk sajam yang kami amankan berupa satu buah pisau dapur,” ujar Riyan saat ditemui di Polsek Samarinda Ulu.
Polisi menduga A tidak bekerja sendirian. Berdasarkan penyelidikan awal, aksi pencurian ini melibatkan dua orang, tapi satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri saat massa mulai mengepung.
“Informasi sementara yang kami terima, pelaku ini berjumlah dua orang. Satu orang berhasil diamankan dan satu lainnya melarikan diri. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tambah Riyan.
Kini A beserta barang bukti helm KYT hitam dan sebilah pisau dapur telah diamankan di Mapolsek Samarinda Ulu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami dugaan apakah A merupakan residivis kambuhan atau bukan.
Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharudin menambahkan imbauan agar masyarakat tetap menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan tidak main hakim sendiri demi keamanan bersama.
(Sf/Lo)