Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Direktur Utama CV Afisera Samarinda, Subhan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pengadaan mobil dinas mewah untuk Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud yang bernilai fantastis kini menemui babak baru.
Mobil dinas seharga Rp8,5 miliar tersebut dipastikan batal digunakan dan akan segera dikembalikan kepada pihak penyedia.
Pihak penyedia barang, yakni CV Afisera Samarinda telah secara resmi menerima dan menyetujui surat permintaan pengembalian unit kendaraan operasional orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kaltim tersebut.
Direktur Utama CV Afisera Samarinda, Subhan membenarkan adanya rencana pengembalian ini. Ia memastikan proses serah terima akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dalam waktu dekat.
"Proses serah terima akan melibatkan perwakilan perusahaan kami di Jakarta, mengingat unit mobil mewah tersebut saat ini posisinya memang sedang berada di sana," ungkap Subhan saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Pengadaan mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e berwarna putih ini rupanya menjadi catatan sejarah tersendiri bagi CV Afisera.
Subhan mengakui pesanan dari Pemprov Kaltim ini adalah pengadaan unit tunggal paling mahal yang pernah ditangani oleh perusahaannya. Selama ini, perusahaannya lebih sering memasok kendaraan operasional standar pemerintah.
Biasanya CV Afisera memasok mobil jenis Toyota Innova atau Fortuner dalam bentuk paket borongan yang berisi beberapa unit sekaligus untuk instansi pemerintah.
"Kalau satu unit dengan harga seperti ini, jujur saja belum pernah. Bisa dibilang ini pesanan tunggal yang paling mahal," beber Subhan.
Sebagai informasi, Pemprov Kaltim melalui Biro Umum Sekretariat Daerah sebelumnya telah mengadakan satu unit mobil roda empat untuk keperluan operasional pimpinan.
Nilai kontraknya sangat fantastis, tepatnya di angka Rp8.499.936.000. Kendaraan mewah ini bahkan telah diserahkan oleh pihak vendor sejak 20 November 2025 lalu.
Meski proyek bernilai miliaran rupiah ini batal berujung pada pemakaian instansi, Subhan dengan tegas menyatakan pihaknya sama sekali tidak merasa dirugikan.
Alasannya cukup masuk akal. Mobil Range Rover berspesifikasi tinggi tersebut ternyata belum pernah digunakan sama sekali untuk operasional pemerintahan sejak hari pertama diserahterimakan.
"Kondisinya masih seratus persen baru. Jadi tidak ada kerugian dari pihak kami. Kalau sudah kembali, otomatis jadi milik saya sepenuhnya. Nah itu baru kelihatan nanti ada untung atau ruginya kalau saya menjual mobil itu ke orang lain," jelas Subhan.
Kini pihak Pemprov Kaltim telah menyurati CV Afisera untuk mempercepat proses pengembalian. Setelah disetujui dan berita acara serah terima ditandatangani, CV Afisera memiliki kewajiban untuk mengembalikan uang miliaran tersebut ke kas daerah.
"Untuk proses pengembalian uang ini, target waktunya adalah 15 hari kerja. Mudah-mudahan semuanya bisa selesai secepatnya," tutupnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Direktur Utama CV Afisera Samarinda, Subhan. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pengadaan mobil dinas mewah untuk Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud yang bernilai fantastis kini menemui babak baru.
Mobil dinas seharga Rp8,5 miliar tersebut dipastikan batal digunakan dan akan segera dikembalikan kepada pihak penyedia.
Pihak penyedia barang, yakni CV Afisera Samarinda telah secara resmi menerima dan menyetujui surat permintaan pengembalian unit kendaraan operasional orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kaltim tersebut.
Direktur Utama CV Afisera Samarinda, Subhan membenarkan adanya rencana pengembalian ini. Ia memastikan proses serah terima akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dalam waktu dekat.
"Proses serah terima akan melibatkan perwakilan perusahaan kami di Jakarta, mengingat unit mobil mewah tersebut saat ini posisinya memang sedang berada di sana," ungkap Subhan saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Pengadaan mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e berwarna putih ini rupanya menjadi catatan sejarah tersendiri bagi CV Afisera.
Subhan mengakui pesanan dari Pemprov Kaltim ini adalah pengadaan unit tunggal paling mahal yang pernah ditangani oleh perusahaannya. Selama ini, perusahaannya lebih sering memasok kendaraan operasional standar pemerintah.
Biasanya CV Afisera memasok mobil jenis Toyota Innova atau Fortuner dalam bentuk paket borongan yang berisi beberapa unit sekaligus untuk instansi pemerintah.
"Kalau satu unit dengan harga seperti ini, jujur saja belum pernah. Bisa dibilang ini pesanan tunggal yang paling mahal," beber Subhan.
Sebagai informasi, Pemprov Kaltim melalui Biro Umum Sekretariat Daerah sebelumnya telah mengadakan satu unit mobil roda empat untuk keperluan operasional pimpinan.
Nilai kontraknya sangat fantastis, tepatnya di angka Rp8.499.936.000. Kendaraan mewah ini bahkan telah diserahkan oleh pihak vendor sejak 20 November 2025 lalu.
Meski proyek bernilai miliaran rupiah ini batal berujung pada pemakaian instansi, Subhan dengan tegas menyatakan pihaknya sama sekali tidak merasa dirugikan.
Alasannya cukup masuk akal. Mobil Range Rover berspesifikasi tinggi tersebut ternyata belum pernah digunakan sama sekali untuk operasional pemerintahan sejak hari pertama diserahterimakan.
"Kondisinya masih seratus persen baru. Jadi tidak ada kerugian dari pihak kami. Kalau sudah kembali, otomatis jadi milik saya sepenuhnya. Nah itu baru kelihatan nanti ada untung atau ruginya kalau saya menjual mobil itu ke orang lain," jelas Subhan.
Kini pihak Pemprov Kaltim telah menyurati CV Afisera untuk mempercepat proses pengembalian. Setelah disetujui dan berita acara serah terima ditandatangani, CV Afisera memiliki kewajiban untuk mengembalikan uang miliaran tersebut ke kas daerah.
"Untuk proses pengembalian uang ini, target waktunya adalah 15 hari kerja. Mudah-mudahan semuanya bisa selesai secepatnya," tutupnya.
(Sf/Lo)