Seputar Kaltim

    Basarnas Cari Penumpang KM Bukit Siguntang yang Diduga Melompat di Perairan Teluk Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    13 Agustus 2026 pukul 12:33 WITA

    Basarnas Kota Balikpapan lakukan upaya pencarian penumpang diduga lompat dari KM Bukit Siguntang tujuan Balikpapan-Parepare. (Foto : Basarnas Balikpapan)

    Balikpapan - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas) mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari seorang penumpang KM Bukit Siguntang yang dilaporkan melompat dari kapal di perairan Teluk Balikpapan, Kamis (13/8/2026) pagi.

    Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita mengatakan, kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu, KM Bukit Siguntang tengah berlayar dengan rute Balikpapan-Parepare.

    Penumpang tersebut dilaporkan melompat dari kapal di sekitar perairan Teluk Balikpapan, tepatnya di Buoy 9 alur pelayaran Kota Balikpapan.

    “Informasi kami terima dan terkonfirmasi dari Pelni Balikpapan, kemudian dikonfirmasi juga oleh VTS Balikpapan pada pukul 05.40 WITA,” terang Endrow kepada media.

    Sekitar 15 menit setelah menerima informasi tersebut, Basarnas Balikpapan langsung mengerahkan satu tim rescue menggunakan kapal Rigid Buoyant Boat (RBB) berukuran 12 meter dari Pelabuhan Somber Balikpapan.

    Lokasi kejadian berjarak sekitar 5,5 nautical mile atau mil laut dari Pelabuhan Somber Balikpapan. Tim SAR saat ini telah berada di lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban.

    “Untuk pencarian hari ini, tim SAR akan menyisir perairan dengan radius sekitar satu nautical mile dari titik lokasi kejadian,” jelasnya.

    Endrow mengatakan, proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian, karena lokasi kejadian berada di alur pelayaran yang cukup padat. Kondisi gelombang di sekitar lokasi juga menjadi salah satu tantangan bagi tim di lapangan.

    Berdasarkan informasi dari salah satu kapal tunda (tugboat) yang melintas pada Kamis pagi, korban sempat terlihat dalam kondisi terapung di permukaan air. Namun, karena kondisi gelombang yang cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1 hingga 1,5 meter, korban tidak sempat dievakuasi dan kemudian kembali hilang dari pandangan.

    “Semua unsur SAR gabungan sudah berada di lokasi kejadian dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban,” paparnya.

    Dalam operasi tersebut, Basarnas melibatkan unsur TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta unsur terkait lainnya.

    Sementara itu, identitas dan data lengkap korban masih belum diketahui. Basarnas masih menunggu informasi dari pihak otoritas terkait untuk memastikan data korban.

    “Basarnas Balikpapan memastikan perkembangan operasi pencarian akan terus dipantau dan informasi terbaru akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan,” ungkapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Basarnas Cari Penumpang KM Bukit Siguntang yang Diduga Melompat di Perairan Teluk Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    13 Agustus 2026 pukul 12:33 WITA

    Basarnas Kota Balikpapan lakukan upaya pencarian penumpang diduga lompat dari KM Bukit Siguntang tujuan Balikpapan-Parepare. (Foto : Basarnas Balikpapan)

    Balikpapan - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas) mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari seorang penumpang KM Bukit Siguntang yang dilaporkan melompat dari kapal di perairan Teluk Balikpapan, Kamis (13/8/2026) pagi.

    Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita mengatakan, kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu, KM Bukit Siguntang tengah berlayar dengan rute Balikpapan-Parepare.

    Penumpang tersebut dilaporkan melompat dari kapal di sekitar perairan Teluk Balikpapan, tepatnya di Buoy 9 alur pelayaran Kota Balikpapan.

    “Informasi kami terima dan terkonfirmasi dari Pelni Balikpapan, kemudian dikonfirmasi juga oleh VTS Balikpapan pada pukul 05.40 WITA,” terang Endrow kepada media.

    Sekitar 15 menit setelah menerima informasi tersebut, Basarnas Balikpapan langsung mengerahkan satu tim rescue menggunakan kapal Rigid Buoyant Boat (RBB) berukuran 12 meter dari Pelabuhan Somber Balikpapan.

    Lokasi kejadian berjarak sekitar 5,5 nautical mile atau mil laut dari Pelabuhan Somber Balikpapan. Tim SAR saat ini telah berada di lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban.

    “Untuk pencarian hari ini, tim SAR akan menyisir perairan dengan radius sekitar satu nautical mile dari titik lokasi kejadian,” jelasnya.

    Endrow mengatakan, proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian, karena lokasi kejadian berada di alur pelayaran yang cukup padat. Kondisi gelombang di sekitar lokasi juga menjadi salah satu tantangan bagi tim di lapangan.

    Berdasarkan informasi dari salah satu kapal tunda (tugboat) yang melintas pada Kamis pagi, korban sempat terlihat dalam kondisi terapung di permukaan air. Namun, karena kondisi gelombang yang cukup tinggi, diperkirakan mencapai 1 hingga 1,5 meter, korban tidak sempat dievakuasi dan kemudian kembali hilang dari pandangan.

    “Semua unsur SAR gabungan sudah berada di lokasi kejadian dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban,” paparnya.

    Dalam operasi tersebut, Basarnas melibatkan unsur TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta unsur terkait lainnya.

    Sementara itu, identitas dan data lengkap korban masih belum diketahui. Basarnas masih menunggu informasi dari pihak otoritas terkait untuk memastikan data korban.

    “Basarnas Balikpapan memastikan perkembangan operasi pencarian akan terus dipantau dan informasi terbaru akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan,” ungkapnya.

    (Sf/Rs)