Cari disini...
Seputar Kaltim
SMPN 27 Balikpapan buka empat rombongan belajar di tahun 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Setelah diresmikan oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, SMPN 27 Balikpapan siap menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, Selasa (11/2/2025).
Selain SMPN 27, Wali Kota Balikpapan juga meresmikan SMPN 28 yang terletak di Balikpapan Timur.
“Kedua sekolah ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan yang kerap muncul setiap tahun dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” ucap Irfan Taufik.
Dikatakan, pada tahun 2024 lalu, banyak orang tua di Kecamatan Balikpapan Kota dan Tengah hanya memiliki pilihan terbatas, yakni SMPN 1, SMPN 12, dan SMPN 2.
Namun, pada tahun 2025, SMPN 27 akan difokuskan untuk warga yang berdomisili di Balikpapan Tengah, sehingga di Balikpapan Kota kini terdapat tiga pilihan sekolah negeri.
“SMPN 27 Balikpapan akan menerima sekitar 120 siswa pada tahun 2025, dengan empat rombongan belajar (rombel), di mana masing-masing rombel berisi 30 siswa,” ujar Irfan.
Disdikbud juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang meliputi kepala sekolah dan guru-guru yang akan bertugas selama tiga tahun ke depan.
Wali Kota Balikpapan berharap SMPN 27 dapat menjadi contoh dalam penerapan teknologi informasi (TIK). Rencana kerjasama dengan bank akan memungkinkan penggunaan sistem pembayaran non-tunai di kantin sekolah melalui kartu emoney.
“Selain itu, setiap ruang kelas di SMPN 27 juga akan dilengkapi dengan AC untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman,” akunya.
Di Balikpapan Timur, saat ini terdapat empat SMP, dan diharapkan dengan hadirnya SMPN 28, masalah PPDB dapat teratasi.
Menjelang penerimaan peserta didik baru pada Juli 2025 mendatang, Disdikbud telah menyusun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menggantikan PPDB. Salah satu perubahan signifikan adalah penambahan jalur prestasi akademik, selain jalur prestasi non-akademik.
“Selain itu, ada pula jalur afirmasi, perpindahan, dan jalur tahfiz, serta jalur organisasi sekolah (OSIS) yang kini bisa diterima di tingkat SMA,” terangnya.
Untuk kelengkapan sarana dan prasarana di SMPN 27 dan SMPN 28, Disdikbud telah menyiapkan fasilitas seperti kursi, meja, dan interior sekolah.
Sarana TIK dan kebutuhan lainnya akan dipenuhi pada anggaran perubahan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

SMPN 27 Balikpapan buka empat rombongan belajar di tahun 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Setelah diresmikan oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, SMPN 27 Balikpapan siap menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, Selasa (11/2/2025).
Selain SMPN 27, Wali Kota Balikpapan juga meresmikan SMPN 28 yang terletak di Balikpapan Timur.
“Kedua sekolah ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan yang kerap muncul setiap tahun dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” ucap Irfan Taufik.
Dikatakan, pada tahun 2024 lalu, banyak orang tua di Kecamatan Balikpapan Kota dan Tengah hanya memiliki pilihan terbatas, yakni SMPN 1, SMPN 12, dan SMPN 2.
Namun, pada tahun 2025, SMPN 27 akan difokuskan untuk warga yang berdomisili di Balikpapan Tengah, sehingga di Balikpapan Kota kini terdapat tiga pilihan sekolah negeri.
“SMPN 27 Balikpapan akan menerima sekitar 120 siswa pada tahun 2025, dengan empat rombongan belajar (rombel), di mana masing-masing rombel berisi 30 siswa,” ujar Irfan.
Disdikbud juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang meliputi kepala sekolah dan guru-guru yang akan bertugas selama tiga tahun ke depan.
Wali Kota Balikpapan berharap SMPN 27 dapat menjadi contoh dalam penerapan teknologi informasi (TIK). Rencana kerjasama dengan bank akan memungkinkan penggunaan sistem pembayaran non-tunai di kantin sekolah melalui kartu emoney.
“Selain itu, setiap ruang kelas di SMPN 27 juga akan dilengkapi dengan AC untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman,” akunya.
Di Balikpapan Timur, saat ini terdapat empat SMP, dan diharapkan dengan hadirnya SMPN 28, masalah PPDB dapat teratasi.
Menjelang penerimaan peserta didik baru pada Juli 2025 mendatang, Disdikbud telah menyusun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menggantikan PPDB. Salah satu perubahan signifikan adalah penambahan jalur prestasi akademik, selain jalur prestasi non-akademik.
“Selain itu, ada pula jalur afirmasi, perpindahan, dan jalur tahfiz, serta jalur organisasi sekolah (OSIS) yang kini bisa diterima di tingkat SMA,” terangnya.
Untuk kelengkapan sarana dan prasarana di SMPN 27 dan SMPN 28, Disdikbud telah menyiapkan fasilitas seperti kursi, meja, dan interior sekolah.
Sarana TIK dan kebutuhan lainnya akan dipenuhi pada anggaran perubahan.
(Sf/Rs)