Seputar Kaltim

    Bappeda Kukar Tampung Aspirasi Masyarakat Melalui Aplikasi Ruang Runding

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 September 2023 pukul 14:07 WITA

    Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara (Kukar) siap menampung aspirasi masyarakat melalui aplikasi Ruang Runding. 

    Aplikasi Ruang Runding dikembangkan dengan beberapa fitur untuk memungkinkan berjalannya proses deliberasi dan partisipasi dalam penyusunan kebijakan publik, program pemerintah dan penyelesaian problem sosial secara umum. 

    Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna mengatakan aplikasi ini bertujuan agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kukar 2025-2045.

    "Melalui aplikasi ini, kita akan mendapat kesamaan persepsi serta menerima masukan, saran dan ide dari masyarakat," kata Syarifah. 

    Ia mengungkap penyusunan rancangan awal RPJPD dimulai dengan mengidentifikasi isu-isu strategis di Kabupaten Kukar, sehingga penting untuk mengumpulkan aspirasi langsung dari masyarakat melalui Ruang Runding. 

    "Aplikasi Ruang Runding ini diharapkan dapat menjadi wadah dan dapat menghubungkan aspirasi masyarakat secara luas," jelasnya.

    Kata dia, RPJPD menjadi panduan pembangunan Kukar selama 20 tahun ke depan dan akan menjadi acuan calon kepala daerah dalam menentukan visi misi mereka.

    "Bagi masyarakat yang mau memberikan masukan untuk penyusunan RPJPD Kukar, dapat bergabung di aplikasi Ruang Runding dan mendaftar menggunakan akun email aktif," ungkapnya. 

    Aplikasi Ruang Runding nantinya akan dibagikan melalui berbagai media sosial, media cetak, dan saluran informasi publik lainnya serta diharapkan agar dapat diakses seluruh masyarakat Kukar. 

    "Dengan mendaftar melalui email, peserta dapat aktif berpartisipasi, memberi masukan serta saran dalam proses penyusunannya," tutupnya. 

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    Bappeda Kukar Tampung Aspirasi Masyarakat Melalui Aplikasi Ruang Runding

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 September 2023 pukul 14:07 WITA

    Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara (Kukar) siap menampung aspirasi masyarakat melalui aplikasi Ruang Runding. 

    Aplikasi Ruang Runding dikembangkan dengan beberapa fitur untuk memungkinkan berjalannya proses deliberasi dan partisipasi dalam penyusunan kebijakan publik, program pemerintah dan penyelesaian problem sosial secara umum. 

    Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna mengatakan aplikasi ini bertujuan agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kukar 2025-2045.

    "Melalui aplikasi ini, kita akan mendapat kesamaan persepsi serta menerima masukan, saran dan ide dari masyarakat," kata Syarifah. 

    Ia mengungkap penyusunan rancangan awal RPJPD dimulai dengan mengidentifikasi isu-isu strategis di Kabupaten Kukar, sehingga penting untuk mengumpulkan aspirasi langsung dari masyarakat melalui Ruang Runding. 

    "Aplikasi Ruang Runding ini diharapkan dapat menjadi wadah dan dapat menghubungkan aspirasi masyarakat secara luas," jelasnya.

    Kata dia, RPJPD menjadi panduan pembangunan Kukar selama 20 tahun ke depan dan akan menjadi acuan calon kepala daerah dalam menentukan visi misi mereka.

    "Bagi masyarakat yang mau memberikan masukan untuk penyusunan RPJPD Kukar, dapat bergabung di aplikasi Ruang Runding dan mendaftar menggunakan akun email aktif," ungkapnya. 

    Aplikasi Ruang Runding nantinya akan dibagikan melalui berbagai media sosial, media cetak, dan saluran informasi publik lainnya serta diharapkan agar dapat diakses seluruh masyarakat Kukar. 

    "Dengan mendaftar melalui email, peserta dapat aktif berpartisipasi, memberi masukan serta saran dalam proses penyusunannya," tutupnya. 

    (Sf/By)