Banyak Ikan dan Udang Muncul ke Permukaan Akibat Air Sungai Bangar, Warga Diminta Waspada Serangan Buaya

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    29 Januari 2026 12:01 WIB

    Ilustrasi buaya (Dok: freepik)

    Tenggarong - Fenomena air Sungai Mahakam yang berubah menjadi menjadi bangar atau asam membuat ikan hingga udang naik ke permukaan.

    Kondisi ini membuat masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya yang bermukim di kawasan pesisir tampak antusias untuk menangkap udang dan ikan-ikan tersebut.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kukar, Edy Haryadi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada ketika berburu udang dan ikan yang timbul di permukaan air, terutama terhadap serangan hewan buas seperti buaya dan ular.

    “Kami minta warga untuk tetap waspada, mengingat habitat buaya ini tidak diketahui. Kadang-kadang muncul di dekat jembatan dan beberapa titik lainnya,” ujar Edy Haryadi, Kamis (29/1/2026).

    Selain mewaspadai keberadaan hewan buas, BPBD Kukar juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menangkap udang dan ikan dari atas, khususnya ketika menggunakan jaring tangkap guna menghindari risiko tercebur ke sungai.

    “Bagi teman-teman yang serok ikan maupun udang dari turap diimbau hati-hati takutnya kecebur ke sungai,” tutur Edy.

    Ia menjelaskan fenomena air bangar ini terjadi setelah wilayah hulu Sungai Mahakam dilanda hujan deras dan banjir.

    Kondisi itu menyebabkan kadar pH air sungai menurun dan kandungan oksigen berkurang, sehingga ikan dan udang menjadi lemas dan muncul ke permukaan untuk mencari oksigen.

    “Ini merupakan fenomena tahunan yang sering terjadi ketika hujan deras dan banjir besar melanda wilayah hulu,” jelasnya.

    Ia berharap masyarakat dapat mematuhi peringatan tersebut guna mengurangi risiko insiden penerkaman buaya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Banyak Ikan dan Udang Muncul ke Permukaan Akibat Air Sungai Bangar, Warga Diminta Waspada Serangan Buaya

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    29 Januari 2026 12:01 WIB

    Ilustrasi buaya (Dok: freepik)

    Tenggarong - Fenomena air Sungai Mahakam yang berubah menjadi menjadi bangar atau asam membuat ikan hingga udang naik ke permukaan.

    Kondisi ini membuat masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya yang bermukim di kawasan pesisir tampak antusias untuk menangkap udang dan ikan-ikan tersebut.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kukar, Edy Haryadi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada ketika berburu udang dan ikan yang timbul di permukaan air, terutama terhadap serangan hewan buas seperti buaya dan ular.

    “Kami minta warga untuk tetap waspada, mengingat habitat buaya ini tidak diketahui. Kadang-kadang muncul di dekat jembatan dan beberapa titik lainnya,” ujar Edy Haryadi, Kamis (29/1/2026).

    Selain mewaspadai keberadaan hewan buas, BPBD Kukar juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menangkap udang dan ikan dari atas, khususnya ketika menggunakan jaring tangkap guna menghindari risiko tercebur ke sungai.

    “Bagi teman-teman yang serok ikan maupun udang dari turap diimbau hati-hati takutnya kecebur ke sungai,” tutur Edy.

    Ia menjelaskan fenomena air bangar ini terjadi setelah wilayah hulu Sungai Mahakam dilanda hujan deras dan banjir.

    Kondisi itu menyebabkan kadar pH air sungai menurun dan kandungan oksigen berkurang, sehingga ikan dan udang menjadi lemas dan muncul ke permukaan untuk mencari oksigen.

    “Ini merupakan fenomena tahunan yang sering terjadi ketika hujan deras dan banjir besar melanda wilayah hulu,” jelasnya.

    Ia berharap masyarakat dapat mematuhi peringatan tersebut guna mengurangi risiko insiden penerkaman buaya.

    (Sf/Lo)