Cari disini...
Seputar Kaltim
Rapat terkait jumlah masyarakat miskin di Kota Bontang. (Prokopim Bontang)
Bontang - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menugaskan seluruh ketua RT mendata warga yang masuk kategori masyarakat miskin.
Selama ini data masyarakat miskin di Bontang mengandalkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos). Padahal fakta di lapangan sering tidak sesuai dan menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran.
“Ini kebijakan baru yang akan kita lakukan, agar ketua RT yang bertugas mendata warganya,” ujarnya saat diwawancarai via telepon, Kamis (10/4/2025).
Menurutnya, ketua RT harus mengetahui kondisi setiap warganya. Oleh karena itu, setiap RT akan diberikan tenggat waktu untuk mendata warganya yang masuk kategori miskin.
“Kita minta dilakukan pendataan ulang selama dua bulan dan akan kita awasi agar tidak ada kekeliruan atau kecurangan,” tambahnya.
Ini merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya sesuai kebutuhan. “Sebagai apresiasi, kita akan naikan gaji ketua RT ini menjadi Rp2 juta,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rapat terkait jumlah masyarakat miskin di Kota Bontang. (Prokopim Bontang)
Bontang - Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menugaskan seluruh ketua RT mendata warga yang masuk kategori masyarakat miskin.
Selama ini data masyarakat miskin di Bontang mengandalkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos). Padahal fakta di lapangan sering tidak sesuai dan menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran.
“Ini kebijakan baru yang akan kita lakukan, agar ketua RT yang bertugas mendata warganya,” ujarnya saat diwawancarai via telepon, Kamis (10/4/2025).
Menurutnya, ketua RT harus mengetahui kondisi setiap warganya. Oleh karena itu, setiap RT akan diberikan tenggat waktu untuk mendata warganya yang masuk kategori miskin.
“Kita minta dilakukan pendataan ulang selama dua bulan dan akan kita awasi agar tidak ada kekeliruan atau kecurangan,” tambahnya.
Ini merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya sesuai kebutuhan. “Sebagai apresiasi, kita akan naikan gaji ketua RT ini menjadi Rp2 juta,” pungkasnya.
(Sf/Lo)