Seputar Kaltim

    Bantuan Sekolah di Kutim Tuai Apresiasi, Masalah Ukuran Seragam Masih Jadi Sorotan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    13 Januari 2026 pukul 10:40 WITA

    Siswa penerima bantuan perlengkapan sekolah di Kabupaten Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan kepada siswa TK, SD dan SMP di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat sambutan positif dari masyarakat. 

    Program ini dinilai membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

    Salah satu orang tua, Nur Aslina menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. “Kami sangat terbantu. Perlengkapannya lengkap dan benar-benar mengurangi biaya yang harus kami keluarkan untuk sekolah anak,” ujar Aslina.

    Meski demikian, di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala, terutama terkait ketidaksesuaian ukuran seragam dan sepatu yang diterima siswa. Ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem distribusi agar bantuan lebih sesuai dengan kebutuhan penerima.

    Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Mulyono memastikan pihaknya akan terus melakukan evaluasi.

    “Masukan dari orang tua menjadi catatan penting bagi kami. Program ini akan terus kami perbaiki agar kualitas penyalurannya semakin baik,” kata Mulyono.

    Ia berharap ke depan, selain tepat sasaran, distribusi bantuan juga semakin responsif terhadap kondisi dan kebutuhan siswa di setiap sekolah.

    Program bantuan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kutim.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bantuan Sekolah di Kutim Tuai Apresiasi, Masalah Ukuran Seragam Masih Jadi Sorotan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    13 Januari 2026 pukul 10:40 WITA

    Siswa penerima bantuan perlengkapan sekolah di Kabupaten Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan kepada siswa TK, SD dan SMP di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat sambutan positif dari masyarakat. 

    Program ini dinilai membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

    Salah satu orang tua, Nur Aslina menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. “Kami sangat terbantu. Perlengkapannya lengkap dan benar-benar mengurangi biaya yang harus kami keluarkan untuk sekolah anak,” ujar Aslina.

    Meski demikian, di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala, terutama terkait ketidaksesuaian ukuran seragam dan sepatu yang diterima siswa. Ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem distribusi agar bantuan lebih sesuai dengan kebutuhan penerima.

    Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Mulyono memastikan pihaknya akan terus melakukan evaluasi.

    “Masukan dari orang tua menjadi catatan penting bagi kami. Program ini akan terus kami perbaiki agar kualitas penyalurannya semakin baik,” kata Mulyono.

    Ia berharap ke depan, selain tepat sasaran, distribusi bantuan juga semakin responsif terhadap kondisi dan kebutuhan siswa di setiap sekolah.

    Program bantuan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kutim.

    (Sf/Lo)