Seputar Kaltim

    Bantaran Sungai Belakang Masjid Kabo Jaya Kembali Rusak, Jimmi Minta Segera Ditangani

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    06 September 2026 pukul 12:47 WITA

    Ketua DPRD Kutim Jimmi meninjau kondisi bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman, Kabo Jaya, (Foto: Istimewa)

    Sangatta – Bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman, Kabo Jaya, Kutai Timur (Kutim) kembali mengalami kerusakan setelah sebelumnya sempat diperbaiki. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena terdapat bagian bantaran yang rawan longsor.

    Ketua DPRD Kutim, Jimmi mengatakan kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti, terutama karena lokasi berada di sekitar permukiman dan aktivitas warga.

    “Kondisi struktur bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman Kabo Jaya memang kondisinya sangat rawan. Kondisi seperti ini perlu penanganan segera,” ujar Jimmi usai meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu.

    Kerusakan yang kembali muncul setelah perbaikan sebelumnya, kata Jimmi, perlu menjadi bahan evaluasi. Ia menilai metode penanganan berikutnya harus disesuaikan dengan kondisi bantaran agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

    Untuk mencari solusi, Jimmi membuka kemungkinan melibatkan perusahaan yang memiliki kemampuan teknis dan teknologi dalam penanganan kondisi bantaran sungai.

    “Kita berencana untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk di antaranya pihak swasta. Mungkin mereka punya teknologi sendiri untuk bagaimana bisa membantu menangani kondisi yang ada,” katanya.

    Ia berharap pembahasan dengan pihak terkait segera menghasilkan kejelasan mengenai langkah yang akan diambil.

    “Mudah-mudahan hasil diskusi ini nanti akan kami tindak lanjuti. Mudah-mudahan dalam waktu singkat sudah ada titik terang terkait dengan perencanaan itu sejauh mana,” ujarnya.

    Menurut Jimmi, percepatan penanganan diperlukan untuk mengantisipasi risiko terhadap warga yang berada di sekitar lokasi.

    “Penanganannya juga bisa dalam waktu singkat ditangani dengan baik, sehingga masyarakat yang berada di sekitar sini dapat berada dalam kondisi yang aman,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Bantaran Sungai Belakang Masjid Kabo Jaya Kembali Rusak, Jimmi Minta Segera Ditangani

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    06 September 2026 pukul 12:47 WITA

    Ketua DPRD Kutim Jimmi meninjau kondisi bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman, Kabo Jaya, (Foto: Istimewa)

    Sangatta – Bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman, Kabo Jaya, Kutai Timur (Kutim) kembali mengalami kerusakan setelah sebelumnya sempat diperbaiki. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena terdapat bagian bantaran yang rawan longsor.

    Ketua DPRD Kutim, Jimmi mengatakan kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti, terutama karena lokasi berada di sekitar permukiman dan aktivitas warga.

    “Kondisi struktur bantaran sungai di belakang Masjid Nurul Iman Kabo Jaya memang kondisinya sangat rawan. Kondisi seperti ini perlu penanganan segera,” ujar Jimmi usai meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu.

    Kerusakan yang kembali muncul setelah perbaikan sebelumnya, kata Jimmi, perlu menjadi bahan evaluasi. Ia menilai metode penanganan berikutnya harus disesuaikan dengan kondisi bantaran agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

    Untuk mencari solusi, Jimmi membuka kemungkinan melibatkan perusahaan yang memiliki kemampuan teknis dan teknologi dalam penanganan kondisi bantaran sungai.

    “Kita berencana untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk di antaranya pihak swasta. Mungkin mereka punya teknologi sendiri untuk bagaimana bisa membantu menangani kondisi yang ada,” katanya.

    Ia berharap pembahasan dengan pihak terkait segera menghasilkan kejelasan mengenai langkah yang akan diambil.

    “Mudah-mudahan hasil diskusi ini nanti akan kami tindak lanjuti. Mudah-mudahan dalam waktu singkat sudah ada titik terang terkait dengan perencanaan itu sejauh mana,” ujarnya.

    Menurut Jimmi, percepatan penanganan diperlukan untuk mengantisipasi risiko terhadap warga yang berada di sekitar lokasi.

    “Penanganannya juga bisa dalam waktu singkat ditangani dengan baik, sehingga masyarakat yang berada di sekitar sini dapat berada dalam kondisi yang aman,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)