Banjir Melanda Muara Wahau, Sejumlah Desa Terendam Hingga 80 Cm

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    08 Desember 2025 02:10 WIB

    Ilustrasi banjir (Freepik)

    Sangatta - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali memicu terjadinya banjir. Kali ini, genangan air dilaporkan terjadi di Kecamatan Muara Wahau, khususnya di daerah yang berada di bantaran sungai, Senin (8/12/2025).

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Sulastin, menyampaikan sedikitnya empat desa terdampak, yakni Desa Dabek, Desa Jaklai, Desa Benhes, dan Desa Jakluai. Selain itu, banjir juga terjadi Kecamatan Telen tepatnya di Desa Marahaloq.

    “Informasi yang kami terima, ketinggian air berkisar 30 sampai 80 sentimeter di Muara Wahau. Namun saat ini sudah berangsur surut,” ujar Sulastin.

    Ia menambahkan, banjir mulai terjadi pada pagi hari dan tim BPBD terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi aman bagi warga. 

    “Kami telah mengerahkan tim dan melakukan pemantauan intensif, terutama di desa yang berada di bantaran sungai,” tambahnya.

    BPBD Kutim telah menyampaikan peringatan dini menghadapi cuaca ekstrem melalui berbagai kanal komunikasi.

    “Kami sudah sebar imbauan melalui videotron, WhatsApp, dan saluran lainnya agar masyarakat tetap waspada,” katanya.

    Sebagai langkah antisipatif, sejumlah peralatan penanganan banjir telah disiagakan di kecamatan, seperti perahu karet, pelampung, dan personel relawan yang selalu berkoordinasi dengan posko.

    Sulastin juga mengimbau warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan hujan berintensitas tinggi yang dapat kembali menyebabkan banjir. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Banjir Melanda Muara Wahau, Sejumlah Desa Terendam Hingga 80 Cm

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    08 Desember 2025 02:10 WIB

    Ilustrasi banjir (Freepik)

    Sangatta - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali memicu terjadinya banjir. Kali ini, genangan air dilaporkan terjadi di Kecamatan Muara Wahau, khususnya di daerah yang berada di bantaran sungai, Senin (8/12/2025).

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Sulastin, menyampaikan sedikitnya empat desa terdampak, yakni Desa Dabek, Desa Jaklai, Desa Benhes, dan Desa Jakluai. Selain itu, banjir juga terjadi Kecamatan Telen tepatnya di Desa Marahaloq.

    “Informasi yang kami terima, ketinggian air berkisar 30 sampai 80 sentimeter di Muara Wahau. Namun saat ini sudah berangsur surut,” ujar Sulastin.

    Ia menambahkan, banjir mulai terjadi pada pagi hari dan tim BPBD terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi aman bagi warga. 

    “Kami telah mengerahkan tim dan melakukan pemantauan intensif, terutama di desa yang berada di bantaran sungai,” tambahnya.

    BPBD Kutim telah menyampaikan peringatan dini menghadapi cuaca ekstrem melalui berbagai kanal komunikasi.

    “Kami sudah sebar imbauan melalui videotron, WhatsApp, dan saluran lainnya agar masyarakat tetap waspada,” katanya.

    Sebagai langkah antisipatif, sejumlah peralatan penanganan banjir telah disiagakan di kecamatan, seperti perahu karet, pelampung, dan personel relawan yang selalu berkoordinasi dengan posko.

    Sulastin juga mengimbau warga yang tinggal di dekat bantaran sungai untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan hujan berintensitas tinggi yang dapat kembali menyebabkan banjir. 

    (Sf/Rs)