Seputar Kaltim

    Banjir Kembali Landa Tabang, 644 Jiwa Terdampak

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    21 Juni 2025 pukul 11:03 WITA

    Banjir melanda Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Meily Damayanti)

    Tenggarong - Sebanyak 161 KK dan 644 jiwa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

    Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Abdal mengatakan air dengan ketinggian tiga meter itu mulai mengalami penurunan sejak pukul 21.18 WITA malam tadi. 

    Ia menjelaskan banjir ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terus melanda wilayah Kukar, khususnya Tabang sejak beberapa waktu lalu. 

    Dirinya mengungkap desa yang terdampak banjir yakni Sungai Lunuq, Sidomulyo, Muara Pedoon dan Kampung Baru.

    Sementara dari pendataan penduduk, Desa Sidomulyo RT 05 sebanyak 45 KK, 180 jiwa, RT 04 sebanyak 53 KK, 212 Jiwa. Selanjutnya Desa Kampung Baru RT 01 sebanyak 63 KK, 252 Jiwa terdampak.

    Kata dia, Desa Sungai Lunuq dan Desa Muara Pedoon yang sebelumnya juga dilaporkan banjir, kini telah surut dan tidak ada informasi data jumlah penduduk yang terdampak.

    "Kami sudah terima laporan, dua desa ini sudah surut, kami akan terus melakukan koordinasi lintas sektor. Kemudian mengingatkan regu pranata pencarian dan pertolongan BPBD agar melakukan persiapan jika diperlukan turun ke lapangan," ujar Abdal, Sabtu (21/6/2025).

    Pihaknya memastikan pemantauan di lokasi terus dilakukan hingga pagi ini. "Kita berharap semoga bisa surut dan aktivitas masyarakat bisa normal lagi, banjir ini karena intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin," pungkasnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Banjir Kembali Landa Tabang, 644 Jiwa Terdampak

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    21 Juni 2025 pukul 11:03 WITA

    Banjir melanda Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Meily Damayanti)

    Tenggarong - Sebanyak 161 KK dan 644 jiwa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

    Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Abdal mengatakan air dengan ketinggian tiga meter itu mulai mengalami penurunan sejak pukul 21.18 WITA malam tadi. 

    Ia menjelaskan banjir ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terus melanda wilayah Kukar, khususnya Tabang sejak beberapa waktu lalu. 

    Dirinya mengungkap desa yang terdampak banjir yakni Sungai Lunuq, Sidomulyo, Muara Pedoon dan Kampung Baru.

    Sementara dari pendataan penduduk, Desa Sidomulyo RT 05 sebanyak 45 KK, 180 jiwa, RT 04 sebanyak 53 KK, 212 Jiwa. Selanjutnya Desa Kampung Baru RT 01 sebanyak 63 KK, 252 Jiwa terdampak.

    Kata dia, Desa Sungai Lunuq dan Desa Muara Pedoon yang sebelumnya juga dilaporkan banjir, kini telah surut dan tidak ada informasi data jumlah penduduk yang terdampak.

    "Kami sudah terima laporan, dua desa ini sudah surut, kami akan terus melakukan koordinasi lintas sektor. Kemudian mengingatkan regu pranata pencarian dan pertolongan BPBD agar melakukan persiapan jika diperlukan turun ke lapangan," ujar Abdal, Sabtu (21/6/2025).

    Pihaknya memastikan pemantauan di lokasi terus dilakukan hingga pagi ini. "Kita berharap semoga bisa surut dan aktivitas masyarakat bisa normal lagi, banjir ini karena intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin," pungkasnya. 

    (Sf/Lo)