Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Warga terobos kawasan banjir di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman. (Foto: Tangkapan Layar)
Tenggarong - Jalan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berada di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman mengalami banjir sehingga menyebabkan kemacetan panjang di tiga titik lokasi jalan.
Banjir tersebut juga menyebabkan warga terpaksa mengantre selama dua jam untuk menembus jalan tersebut.
Camat Muara Kaman, Barliang mengungkapkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sedulang menyebabkan air naik dan lokasi itu berada di daerah yang rendah.
Barliang mengungkap pihaknya belum menerima laporan tentang banjir tersebut dan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah ini.
“Tim kami akan melakukan pengecekan di lokasi dan mencari solusi untuk mengatasi banjir ini. Karena memang ini sudah masuk musim hujan” ujar Barliang, Rabu (31/12/2025).
Banjir ini menyebabkan akses jalan menjadi sulit dilalui dan beberapa kendaraan barang yang membawa paket pesanan warga terpaksa harus putar balik.
“Kami imbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat melintasi daerah yang tergenang banjir, ditakutkan macet dan medan jauh dari lokasi permukiman warga dan sinyal syulit. Kita coba cari solusi segera,” sebutnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Warga terobos kawasan banjir di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman. (Foto: Tangkapan Layar)
Tenggarong - Jalan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berada di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman mengalami banjir sehingga menyebabkan kemacetan panjang di tiga titik lokasi jalan.
Banjir tersebut juga menyebabkan warga terpaksa mengantre selama dua jam untuk menembus jalan tersebut.
Camat Muara Kaman, Barliang mengungkapkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sedulang menyebabkan air naik dan lokasi itu berada di daerah yang rendah.
Barliang mengungkap pihaknya belum menerima laporan tentang banjir tersebut dan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah ini.
“Tim kami akan melakukan pengecekan di lokasi dan mencari solusi untuk mengatasi banjir ini. Karena memang ini sudah masuk musim hujan” ujar Barliang, Rabu (31/12/2025).
Banjir ini menyebabkan akses jalan menjadi sulit dilalui dan beberapa kendaraan barang yang membawa paket pesanan warga terpaksa harus putar balik.
“Kami imbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat melintasi daerah yang tergenang banjir, ditakutkan macet dan medan jauh dari lokasi permukiman warga dan sinyal syulit. Kita coba cari solusi segera,” sebutnya.
(Sf/Lo)