Seputar Kaltim

    Banjir dan Longsor Terjang Samarinda, Dua Rumah Rusak Parah

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Desember 2023 pukul 20:55 WITA

    Babinkamtibnas Kelurahan Mugirejo sedang melaporkan kondisi terkini setelah hujan mengguyur kota Samarinda sejak sore, yakni rumah warga mengalami longsor. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Hujan deras yang mengguyur kota Samarinda sejak sore hari menyebabkan beberapa daerah terendam banjir dan longsor, Rabu (16/12/2023). Banjir dan longsor ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

    Salah satu daerah yang terdampak banjir adalah Jalan Panjaitan, yang merupakan salah satu jalan utama di kota Samarinda. Berdasarkan pantauan Seputar Fakta, tampak dari CCTV Daring milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, hingga pukul 20.30 WITA, genangan air masih terlihat di jalan tersebut. Banjir juga menggenangi gang Manunggal 3, jalan poros Mugirejo, Kelurahan Mugirejo.

    Babinkamtibnas Kelurahan Mugirejo, Bripka A Ron, melaporkan bahwa pada pukul 18.30 WITA, ketinggian air di gang tersebut mencapai dada orang dewasa. "Untuk ketinggian saat ini se-dada orang dewasa, kami menghimbau kepada seluruh warga Mugirejo untuk selalu berhati-hati," kata Bripka Ron melalui laporan terkini video yang berdurasi 49 detik.

    Selain banjir, longsor juga terjadi di kelurahan yang sama, tepatnya di Gang Mukhlis RT 10. Bripka Ron bersama para RT, relawan, dan tokoh masyarakat meninjau lokasi longsor yang merusak dua rumah dan bangsalan empat pintu. "Rumah yang terdampak longsor mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian teras dan dinding. Bangsalan juga retak-retak akibat longsor," ujar Bripka Ron.

    Bripka Ron mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum, untuk segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. "Kami juga menghimbau kepada warga untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, sambil menunggu situasi longsor ini selesai. Kami harap warga tetap waspada dan berhati-hati," tutur Bripka Ron.

    (Sf/Rs)

     

    Seputar Kaltim

    Banjir dan Longsor Terjang Samarinda, Dua Rumah Rusak Parah

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    16 Desember 2023 pukul 20:55 WITA

    Babinkamtibnas Kelurahan Mugirejo sedang melaporkan kondisi terkini setelah hujan mengguyur kota Samarinda sejak sore, yakni rumah warga mengalami longsor. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Hujan deras yang mengguyur kota Samarinda sejak sore hari menyebabkan beberapa daerah terendam banjir dan longsor, Rabu (16/12/2023). Banjir dan longsor ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

    Salah satu daerah yang terdampak banjir adalah Jalan Panjaitan, yang merupakan salah satu jalan utama di kota Samarinda. Berdasarkan pantauan Seputar Fakta, tampak dari CCTV Daring milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, hingga pukul 20.30 WITA, genangan air masih terlihat di jalan tersebut. Banjir juga menggenangi gang Manunggal 3, jalan poros Mugirejo, Kelurahan Mugirejo.

    Babinkamtibnas Kelurahan Mugirejo, Bripka A Ron, melaporkan bahwa pada pukul 18.30 WITA, ketinggian air di gang tersebut mencapai dada orang dewasa. "Untuk ketinggian saat ini se-dada orang dewasa, kami menghimbau kepada seluruh warga Mugirejo untuk selalu berhati-hati," kata Bripka Ron melalui laporan terkini video yang berdurasi 49 detik.

    Selain banjir, longsor juga terjadi di kelurahan yang sama, tepatnya di Gang Mukhlis RT 10. Bripka Ron bersama para RT, relawan, dan tokoh masyarakat meninjau lokasi longsor yang merusak dua rumah dan bangsalan empat pintu. "Rumah yang terdampak longsor mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian teras dan dinding. Bangsalan juga retak-retak akibat longsor," ujar Bripka Ron.

    Bripka Ron mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Pekerjaan Umum, untuk segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. "Kami juga menghimbau kepada warga untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, sambil menunggu situasi longsor ini selesai. Kami harap warga tetap waspada dan berhati-hati," tutur Bripka Ron.

    (Sf/Rs)