Cari disini...
Seputar Kaltim
Bangunan MPP Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Bangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di area Kompleks Perkantoran Kilometer (Km) 5, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser dipastikan telah rampung 100 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Syaukani menyebut strukur bangunan MPP telah rampung 100 persen sesuai dari perencanaan.
Namun, bangunan yang menelan anggaran sebesar Rp21 miliar itu belum bisa difungsikan meski telah berdiri kokoh. Penyebabnya karena masih ada tahap pekerjaan lanjutan yang bakal dilanjutkan di 2025.
Pekerjaan lanjutan itu untuk menunjang fasilitas MPP, di antaranya seperti mebeler dan area parkir kendaraan. "Secara fisik memang gedung sudah siap, termasuk dengan elektrikal didalamnya, tapi memang masih diperlukan kelengkapan lainnya. Jika sudah tersedia, maka barulah gedung MPP ini bisa di fungsikan,” kata Syaukani, Senin (16/12/2024).
Mengenai kelanjutan pekerjaan fasilitas penunjang MPP, ia memastikan sudah diusulkan untuk dapat dianggarkan sebesar Rp10 miliar. "Untuk kelanjutan pembangunan gedung ini di 2025, kami sudah usulkan anggaran sebesar Rp10 miliar," tuturnya.
Bangunan MPP didirikan untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, diketahui direncakan sekitar 45 gerai disiapkan dalam MPP nantinya.
Ia berharap melalui MPP dapat dimanfaatkan sebagaimana fungsinya setelah bangunan sepenuhnya sudah bisa difungsikan. "Kami harap masyarakat juga memahami tahapan pelaksanaan pembangunan ini, semoga saja kedepan MPP ini juga bisa berfungsi sebagaimana perencanaan," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bangunan MPP Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Bangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di area Kompleks Perkantoran Kilometer (Km) 5, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser dipastikan telah rampung 100 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Syaukani menyebut strukur bangunan MPP telah rampung 100 persen sesuai dari perencanaan.
Namun, bangunan yang menelan anggaran sebesar Rp21 miliar itu belum bisa difungsikan meski telah berdiri kokoh. Penyebabnya karena masih ada tahap pekerjaan lanjutan yang bakal dilanjutkan di 2025.
Pekerjaan lanjutan itu untuk menunjang fasilitas MPP, di antaranya seperti mebeler dan area parkir kendaraan. "Secara fisik memang gedung sudah siap, termasuk dengan elektrikal didalamnya, tapi memang masih diperlukan kelengkapan lainnya. Jika sudah tersedia, maka barulah gedung MPP ini bisa di fungsikan,” kata Syaukani, Senin (16/12/2024).
Mengenai kelanjutan pekerjaan fasilitas penunjang MPP, ia memastikan sudah diusulkan untuk dapat dianggarkan sebesar Rp10 miliar. "Untuk kelanjutan pembangunan gedung ini di 2025, kami sudah usulkan anggaran sebesar Rp10 miliar," tuturnya.
Bangunan MPP didirikan untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, diketahui direncakan sekitar 45 gerai disiapkan dalam MPP nantinya.
Ia berharap melalui MPP dapat dimanfaatkan sebagaimana fungsinya setelah bangunan sepenuhnya sudah bisa difungsikan. "Kami harap masyarakat juga memahami tahapan pelaksanaan pembangunan ini, semoga saja kedepan MPP ini juga bisa berfungsi sebagaimana perencanaan," tandasnya.
(Sf/By)