Cari disini...
Seputar Kaltim
Para pemudik yang sedang melakukan check-in di bandara APT Pranoto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kota Samarinda sebagai tujuan para pemudik, membuat Bandar Udara Aji Pangeran Temenggung (APT) Pranoto Samarinda sibuk dan mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang selama periode arus balik Lebaran tahun ini.
Menurut Kepala BLU Kantor UPBU Kelas 1 APT Pranoto Samarinda, Maeka Rindra Hariyanto, terjadi lonjakan sebesar 25 persen dari tanggal 10 hingga 15 April 2024 dan yang menjadi tujuan utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.
"Arus balik berlangsung ramai dan cukup padat, terutama karena penerbangan ekstra dari beberapa maskapai telah berakhir hari ini," kata Rindra.
Pada tanggal 14 April, bandara mencatat kenaikan penumpang sekitar 53 persen, dengan kedatangan dan keberangkatan meningkat sekitar 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Semua kursi penerbangan di semua maskapai telah terisi penuh," ujarnya.
Diperkirakan arus balik akan berakhir pada tanggal 18 April. "Kami akan terus memantau dan mendapatkan data dari maskapai tentang jumlah penumpang yang bergerak ke Samarinda," jelas Maeka.
Sebelum Lebaran, terjadi lonjakan penerbangan kedatangan dan keberangkatan pesawat sebesar 16 persen. Penumpang kedatangan meningkat hingga 17 persen, sementara keberangkatan hanya 11 persen.
Untuk kargo, kedatangan meningkat sekitar 19 persen, namun keberangkatan menurun 38 persen. Secara rata-rata, terjadi kenaikan sekitar 16 persen untuk pesawat, 13 persen untuk penumpang, dan 9 persen untuk barang dan bagasi dalam satu minggu.
Rindra juga menekankan kesiapan maskapai dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. "Maskapai telah melayani dengan baik dan sesuai aturan yang ada, termasuk memberikan kompensasi atas keterlambatan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015 tentang delay management," paparnya.
Pihak bandara terus melakukan evaluasi, khususnya pada pelayanan penerbangan, untuk memastikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang yang menuju kota tujuannya," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Para pemudik yang sedang melakukan check-in di bandara APT Pranoto. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kota Samarinda sebagai tujuan para pemudik, membuat Bandar Udara Aji Pangeran Temenggung (APT) Pranoto Samarinda sibuk dan mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang selama periode arus balik Lebaran tahun ini.
Menurut Kepala BLU Kantor UPBU Kelas 1 APT Pranoto Samarinda, Maeka Rindra Hariyanto, terjadi lonjakan sebesar 25 persen dari tanggal 10 hingga 15 April 2024 dan yang menjadi tujuan utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.
"Arus balik berlangsung ramai dan cukup padat, terutama karena penerbangan ekstra dari beberapa maskapai telah berakhir hari ini," kata Rindra.
Pada tanggal 14 April, bandara mencatat kenaikan penumpang sekitar 53 persen, dengan kedatangan dan keberangkatan meningkat sekitar 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Semua kursi penerbangan di semua maskapai telah terisi penuh," ujarnya.
Diperkirakan arus balik akan berakhir pada tanggal 18 April. "Kami akan terus memantau dan mendapatkan data dari maskapai tentang jumlah penumpang yang bergerak ke Samarinda," jelas Maeka.
Sebelum Lebaran, terjadi lonjakan penerbangan kedatangan dan keberangkatan pesawat sebesar 16 persen. Penumpang kedatangan meningkat hingga 17 persen, sementara keberangkatan hanya 11 persen.
Untuk kargo, kedatangan meningkat sekitar 19 persen, namun keberangkatan menurun 38 persen. Secara rata-rata, terjadi kenaikan sekitar 16 persen untuk pesawat, 13 persen untuk penumpang, dan 9 persen untuk barang dan bagasi dalam satu minggu.
Rindra juga menekankan kesiapan maskapai dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. "Maskapai telah melayani dengan baik dan sesuai aturan yang ada, termasuk memberikan kompensasi atas keterlambatan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015 tentang delay management," paparnya.
Pihak bandara terus melakukan evaluasi, khususnya pada pelayanan penerbangan, untuk memastikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang yang menuju kota tujuannya," tutupnya.
(Sf/Rs)