Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud saat ditemui awak media. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan tengah mempersiapkan diri untuk melakukan transformasi besar dengan menghapuskan kabel udara yang selama ini digunakan untuk telekomunikasi, listrik, dan internet.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan, pada 2026 kota ini ditargetkan akan menjadi kota modern tanpa kabel, yang akan dipindahkan ke jaringan bawah tanah.
“Langkah ini sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup di kota tersebut,” ucap Rahmad kepada media, Jumat (3/1/2025).
Dalam rapat kerja antara pemerintah kota, sejumlah dinas terkait dan Komisi III DPRD Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyatakan, bahwa langkah ini akan memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan estetika kota dan memperbaiki keamanan infrastruktur.
Menghilangkan kabel udara dan menggantinya dengan jaringan bawah tanah diharapkan dapat menciptakan kota yang lebih bersih, rapi dan lebih aman, serta mengurangi potensi gangguan akibat cuaca buruk atau bencana alam.
Lanjutnya, transformasi Balikpapan menjadi kota tanpa kabel merupakan bagian dari visi besar pemerintahan untuk menjadikan kota ini setara dengan kota-kota maju di Asia dan Eropa, seperti Batam dan Singapura.
“Program ini juga diharapkan bisa menarik lebih banyak investasi dan mendukung percepatan pembangunan IKN di sekitar Balikpapan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Rahmad optimistis bahwa proyek ini bisa terealisasi dengan dukungan dari DPRD, masyarakat, dan pihak-pihak terkait.
Meskipun dinilai ambisius, ia yakin langkah ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan kota dan menjadikannya sebagai contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengadopsi konsep pembangunan yang lebih berkelanjutan dan modern.
"Ini adalah bagian dari visi untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota modern dan aman, seiring dengan perkembangan yang ada di dunia. Pelan tapi pasti, program ini harus kita jalankan," terangnya.
Dengan rencana yang semakin jelas, Balikpapan berkomitmen untuk melangkah ke era baru sebagai kota tanpa kabel yang lebih maju dan siap bersaing di kancah global.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud saat ditemui awak media. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan tengah mempersiapkan diri untuk melakukan transformasi besar dengan menghapuskan kabel udara yang selama ini digunakan untuk telekomunikasi, listrik, dan internet.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan, pada 2026 kota ini ditargetkan akan menjadi kota modern tanpa kabel, yang akan dipindahkan ke jaringan bawah tanah.
“Langkah ini sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup di kota tersebut,” ucap Rahmad kepada media, Jumat (3/1/2025).
Dalam rapat kerja antara pemerintah kota, sejumlah dinas terkait dan Komisi III DPRD Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyatakan, bahwa langkah ini akan memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan estetika kota dan memperbaiki keamanan infrastruktur.
Menghilangkan kabel udara dan menggantinya dengan jaringan bawah tanah diharapkan dapat menciptakan kota yang lebih bersih, rapi dan lebih aman, serta mengurangi potensi gangguan akibat cuaca buruk atau bencana alam.
Lanjutnya, transformasi Balikpapan menjadi kota tanpa kabel merupakan bagian dari visi besar pemerintahan untuk menjadikan kota ini setara dengan kota-kota maju di Asia dan Eropa, seperti Batam dan Singapura.
“Program ini juga diharapkan bisa menarik lebih banyak investasi dan mendukung percepatan pembangunan IKN di sekitar Balikpapan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Rahmad optimistis bahwa proyek ini bisa terealisasi dengan dukungan dari DPRD, masyarakat, dan pihak-pihak terkait.
Meskipun dinilai ambisius, ia yakin langkah ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan kota dan menjadikannya sebagai contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengadopsi konsep pembangunan yang lebih berkelanjutan dan modern.
"Ini adalah bagian dari visi untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota modern dan aman, seiring dengan perkembangan yang ada di dunia. Pelan tapi pasti, program ini harus kita jalankan," terangnya.
Dengan rencana yang semakin jelas, Balikpapan berkomitmen untuk melangkah ke era baru sebagai kota tanpa kabel yang lebih maju dan siap bersaing di kancah global.
(Sf/Rs)