Balikpapan Raih Peringkat Kedua Nasional Pengelolaan Sampah 2025, Terima 3 Motor Operasional

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    26 Februari 2026 04:21 WIB

    Pemerintah Kota Balikpapan menerima penghargaan predikat Kota Terbaik Kedua Nasional dalam Kinerja Pengelolaan Sampah 2025. Penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat layanan kebersihan setelah meraih predikat Kota Terbaik Kedua Nasional dalam Kinerja Pengelolaan Sampah 2025.

    Penghargaan diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan capaian ini menjadi bukti konsistensi kota dalam menjaga tata kelola lingkungan di tengah pertumbuhan wilayah yang pesat.

    “Alhamdulillah Kota Balikpapan mendapatkan penghargaan sebagai kota terbaik kedua kinerja pengelolaan sampah 2025,” ucap Bagus usai menerima penghargaan.

    Tak hanya menerima penghargaan, Balikpapan juga memperoleh tambahan tiga unit motor operasional pengangkut sampah. Bantuan tersebut akan langsung dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kebersihan, khususnya di kawasan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan besar.

    Menurut Bagus penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, petugas kebersihan, komunitas lingkungan dan masyarakat. Ia menekankan keberhasilan pengelolaan sampah tidak lepas dari meningkatnya kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari rumah.

    “Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Ini bukan hanya prestasi pemerintah kota, tetapi prestasi seluruh warga Balikpapan,” tegasnya.

    Ke depan Pemkot Balikpapan akan terus mengoptimalkan pengurangan sampah dari sumbernya, memperkuat peran bank sampah, serta meningkatkan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Edukasi dan kampanye sadar lingkungan juga akan digencarkan untuk membangun budaya bersih yang berkelanjutan.

    Ia mengakui tantangan pengelolaan sampah semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang berdampak pada peningkatan volume sampah. Karena itu, dia mengingatkan agar capaian ini tidak membuat semua pihak berpuas diri.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah. Target kita bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi memastikan lingkungan yang bersih dan sehat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

    Selain penguatan teknis di lapangan, pemerintah kota juga memperketat regulasi dan pengawasan, serta mendorong pelaku usaha menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui pendekatan persuasif.

    “Pemkot berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat tetap terjaga agar Balikpapan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di tahun-tahun mendatang,” paparnya.


    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Balikpapan Raih Peringkat Kedua Nasional Pengelolaan Sampah 2025, Terima 3 Motor Operasional

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    26 Februari 2026 04:21 WIB

    Pemerintah Kota Balikpapan menerima penghargaan predikat Kota Terbaik Kedua Nasional dalam Kinerja Pengelolaan Sampah 2025. Penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat layanan kebersihan setelah meraih predikat Kota Terbaik Kedua Nasional dalam Kinerja Pengelolaan Sampah 2025.

    Penghargaan diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan capaian ini menjadi bukti konsistensi kota dalam menjaga tata kelola lingkungan di tengah pertumbuhan wilayah yang pesat.

    “Alhamdulillah Kota Balikpapan mendapatkan penghargaan sebagai kota terbaik kedua kinerja pengelolaan sampah 2025,” ucap Bagus usai menerima penghargaan.

    Tak hanya menerima penghargaan, Balikpapan juga memperoleh tambahan tiga unit motor operasional pengangkut sampah. Bantuan tersebut akan langsung dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kebersihan, khususnya di kawasan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan besar.

    Menurut Bagus penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, petugas kebersihan, komunitas lingkungan dan masyarakat. Ia menekankan keberhasilan pengelolaan sampah tidak lepas dari meningkatnya kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari rumah.

    “Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Ini bukan hanya prestasi pemerintah kota, tetapi prestasi seluruh warga Balikpapan,” tegasnya.

    Ke depan Pemkot Balikpapan akan terus mengoptimalkan pengurangan sampah dari sumbernya, memperkuat peran bank sampah, serta meningkatkan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Edukasi dan kampanye sadar lingkungan juga akan digencarkan untuk membangun budaya bersih yang berkelanjutan.

    Ia mengakui tantangan pengelolaan sampah semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang berdampak pada peningkatan volume sampah. Karena itu, dia mengingatkan agar capaian ini tidak membuat semua pihak berpuas diri.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berbenah. Target kita bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi memastikan lingkungan yang bersih dan sehat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

    Selain penguatan teknis di lapangan, pemerintah kota juga memperketat regulasi dan pengawasan, serta mendorong pelaku usaha menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui pendekatan persuasif.

    “Pemkot berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat tetap terjaga agar Balikpapan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di tahun-tahun mendatang,” paparnya.


    (Sf/Lo)