Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret PJU (Dok: Freepik)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) tidak menganggarkan pemasangan Penerang Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Sepaku, khususnya di kawasan yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Alasannya wilayah itu sepenuhnya akan menjadi kawasan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), sehingga Dishub PPU lebih memilih untuk fokus melakukan pemasangan PJU di Kecamatan Penajam, Babulu dan Waru.
“Bukannya kita tidak mau menganggarkan untuk teman-teman di Sepaku, tapi alangkah baiknya APBD difokuskan di Penajam, Waru dan Babulu terkait PJU,” ucap Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo.
Ia menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dan membahas terkait permasalahan itu bersama OIKN.
Dari hasil diskusi, OIKN juga menghadapi permasalahan fiskal dan nilai anggarannya dipastikan belum bisa untuk melakukan pemasangan PJU secara merata di Sepaku, sehingga Dishub PPU berupaya mengusulkan bantuan keuangan (bankeu) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“OIKN mengalami keterbatasan karena tahun ini maupun tahun depan anggaran mereka mengalami penurunan,” jelasnya.
Andy berharap Pemprov Kaltim dapat menyetujui usulan kebutuhan anggaran untuk pemasangan PJU di Sepaku agar masyarakat merasa aman saat melintas di malam hari.
“Mudah-mudahan usulan itu direalisasikan. Nanti 70 persen Bankeu yang diterima dari Pemprov Kaltim akan dialokasikan untuk Sepaku,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret PJU (Dok: Freepik)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) tidak menganggarkan pemasangan Penerang Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Sepaku, khususnya di kawasan yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Alasannya wilayah itu sepenuhnya akan menjadi kawasan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), sehingga Dishub PPU lebih memilih untuk fokus melakukan pemasangan PJU di Kecamatan Penajam, Babulu dan Waru.
“Bukannya kita tidak mau menganggarkan untuk teman-teman di Sepaku, tapi alangkah baiknya APBD difokuskan di Penajam, Waru dan Babulu terkait PJU,” ucap Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo.
Ia menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dan membahas terkait permasalahan itu bersama OIKN.
Dari hasil diskusi, OIKN juga menghadapi permasalahan fiskal dan nilai anggarannya dipastikan belum bisa untuk melakukan pemasangan PJU secara merata di Sepaku, sehingga Dishub PPU berupaya mengusulkan bantuan keuangan (bankeu) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“OIKN mengalami keterbatasan karena tahun ini maupun tahun depan anggaran mereka mengalami penurunan,” jelasnya.
Andy berharap Pemprov Kaltim dapat menyetujui usulan kebutuhan anggaran untuk pemasangan PJU di Sepaku agar masyarakat merasa aman saat melintas di malam hari.
“Mudah-mudahan usulan itu direalisasikan. Nanti 70 persen Bankeu yang diterima dari Pemprov Kaltim akan dialokasikan untuk Sepaku,” tandasnya.
(Sf/Lo)