Seputar Kaltim

    Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim Sesalkan Sultan Kutai Tak Diundang Upacara HUT RI di IKN

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    19 Agustus 2024 pukul 20:55 WITA

    Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy dan Seno di acara jalan santai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Meski banyak diapresiasi, pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) nyatanya menyisakan beberapa hal yang disesalkan sejumlah pihak. Seperti tak diundangnya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Sultan Aji Muhammad Arifin. 

    Ketidak hadiran Sultan dalam perayaan HUT Ke-79 RI di IKN, turut disesalkan Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim yang berpasangan dengan Rudy Mas'ud, Seno Aji. Ia menyesalkan Sultan Aji Muhammad Arifin tidak diundang dalam acara yang sakral itu. 

    Walaupun sempat terkonfirmasi oleh media ini, dari pemerintah Kabupaten Kukar sendiri juga telah mengklarifikasi bahwa sebenarnya undangan itu ada dan yang menjadi kesalahan adalah penyelesaian administrasi. 

    "Saya sangat menyesalkan Sultan Kutai itu, ibaratnya adalah tokoh yang paling terpandang di Kaltim dan tokoh pemersatu bangsa," ungkap Seno usai acara Jalan Santai di Samarinda, Minggu (18/9/2024).

    Masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar, ia akan melakukan sejumlah evaluasi terhadap hal tersebut, yang menurutnya dirasa janggal. 

    "Kita akan coba cek (masalah) apakah di Pemprov, di Pemkab, atau OIKN, yang jelas saya sedih, (Sultan) sebagai tokoh sentral di Kaltim tidak ada undangannya," tambahnya. 

    Ia pun juga menyoroti pakaian adat yang dikenakkan oleh Presiden Joko Widodo baju adat Kustin khas Kesultanan Kutai Ing Martadipura. 

    "Padahal Pak Presiden menggunakan baju Sultan Kukar. Jadi kita akan lihat siapa yang miss di sini, kalau hanya katanya itu belum pasti suratnya dimana dan segalanya," tegasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim Sesalkan Sultan Kutai Tak Diundang Upacara HUT RI di IKN

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    19 Agustus 2024 pukul 20:55 WITA

    Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy dan Seno di acara jalan santai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Meski banyak diapresiasi, pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) nyatanya menyisakan beberapa hal yang disesalkan sejumlah pihak. Seperti tak diundangnya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Sultan Aji Muhammad Arifin. 

    Ketidak hadiran Sultan dalam perayaan HUT Ke-79 RI di IKN, turut disesalkan Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim yang berpasangan dengan Rudy Mas'ud, Seno Aji. Ia menyesalkan Sultan Aji Muhammad Arifin tidak diundang dalam acara yang sakral itu. 

    Walaupun sempat terkonfirmasi oleh media ini, dari pemerintah Kabupaten Kukar sendiri juga telah mengklarifikasi bahwa sebenarnya undangan itu ada dan yang menjadi kesalahan adalah penyelesaian administrasi. 

    "Saya sangat menyesalkan Sultan Kutai itu, ibaratnya adalah tokoh yang paling terpandang di Kaltim dan tokoh pemersatu bangsa," ungkap Seno usai acara Jalan Santai di Samarinda, Minggu (18/9/2024).

    Masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kukar, ia akan melakukan sejumlah evaluasi terhadap hal tersebut, yang menurutnya dirasa janggal. 

    "Kita akan coba cek (masalah) apakah di Pemprov, di Pemkab, atau OIKN, yang jelas saya sedih, (Sultan) sebagai tokoh sentral di Kaltim tidak ada undangannya," tambahnya. 

    Ia pun juga menyoroti pakaian adat yang dikenakkan oleh Presiden Joko Widodo baju adat Kustin khas Kesultanan Kutai Ing Martadipura. 

    "Padahal Pak Presiden menggunakan baju Sultan Kukar. Jadi kita akan lihat siapa yang miss di sini, kalau hanya katanya itu belum pasti suratnya dimana dan segalanya," tegasnya. 

    (Sf/Rs)