Seputar Kaltim

    Bahasa Kutai Masuk Kurikulum Sekolah Kutim, Guru Khusus Telah Disiapkan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdian
    26 Desember 2025 pukul 13:54 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerapkan Bahasa Kutai sebagai mata pelajaran muatan lokal di seluruh satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menyampaikan Bahasa Kutai telah masuk ke dalam sistem pembelajaran sekolah dan menjadi bagian dari kurikulum.

    “Bahasa Kutai sudah menjadi muatan lokal di seluruh satuan pendidikan. Mulai dari SD kelas 1 sampai kelas 6, dan juga di SMP. Program ini sedang berjalan,” ujar Irma.

    Ia menambahkan, pembelajaran Bahasa Kutai tidak dibebankan kepada guru umum. Disdikbud Kutim telah menyiapkan guru khusus yang memang ditugaskan untuk mengajarkan bahasa daerah tersebut.

    “Untuk pengajarnya sudah ada guru khusus. Mereka sudah mengikuti bimbingan teknis atau Bimtek yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi,” tambahnya.

    Selain tenaga pengajar, pihaknya juga telah menyiapkan buku ajar dan ketentuan pembelajaran yang mengatur pelaksanaan muatan lokal Bahasa Kutai di sekolah.

    “Buku-buku Bahasa Kutai sudah ada, ketentuannya juga sudah ada, dan mata pelajaran ini sudah masuk ke dalam kurikulum,” tutupnya.

    Disdikbud Kutim berharap, melalui penerapan muatan lokal Bahasa Kutai di sekolah, para siswa tidak hanya mengenal bahasa daerahnya sendiri, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Kutai sebagai bagian dari identitas daerah.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Bahasa Kutai Masuk Kurikulum Sekolah Kutim, Guru Khusus Telah Disiapkan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdian
    26 Desember 2025 pukul 13:54 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerapkan Bahasa Kutai sebagai mata pelajaran muatan lokal di seluruh satuan pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menyampaikan Bahasa Kutai telah masuk ke dalam sistem pembelajaran sekolah dan menjadi bagian dari kurikulum.

    “Bahasa Kutai sudah menjadi muatan lokal di seluruh satuan pendidikan. Mulai dari SD kelas 1 sampai kelas 6, dan juga di SMP. Program ini sedang berjalan,” ujar Irma.

    Ia menambahkan, pembelajaran Bahasa Kutai tidak dibebankan kepada guru umum. Disdikbud Kutim telah menyiapkan guru khusus yang memang ditugaskan untuk mengajarkan bahasa daerah tersebut.

    “Untuk pengajarnya sudah ada guru khusus. Mereka sudah mengikuti bimbingan teknis atau Bimtek yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi,” tambahnya.

    Selain tenaga pengajar, pihaknya juga telah menyiapkan buku ajar dan ketentuan pembelajaran yang mengatur pelaksanaan muatan lokal Bahasa Kutai di sekolah.

    “Buku-buku Bahasa Kutai sudah ada, ketentuannya juga sudah ada, dan mata pelajaran ini sudah masuk ke dalam kurikulum,” tutupnya.

    Disdikbud Kutim berharap, melalui penerapan muatan lokal Bahasa Kutai di sekolah, para siswa tidak hanya mengenal bahasa daerahnya sendiri, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Kutai sebagai bagian dari identitas daerah.

    (Sf/Rs)