Cari disini...
Seputar Kaltim
Jalan poros Gunung Panjok, Desa Jembatan, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan jalan poros yang berada di RT 15 Jalan Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, kembali mengalami penurunan, dari posisi semula.
Jalur tersebut, merupakan jalur penting yang menghubungkan antara Desa Jembayan dan desa lainnya yang berada di luar kecamatan Loa Kulu.
Salah seorang warga, menuturkan bahwa dalam satu bulan terakhir, tercatat tak kurang lima hingga 10 pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi tersebut. Bahkan, ada beberapa pengendara yang sampai tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit.
"Rumah kami juga beberapa kali ditabrak karena pengendara oleng dan larut menabrak rumah," kata Ismil, Rabu (12/11/2025).
Ia mengungkapkan, dalam pekan ini saja, sudah ada lima korban jatuh di jalan tersebut. "Siang malam pasti ada orang jatuh," tukasnya.
Kata dia, badan jalan berstruktur aspal itu, telah mengalami penurunan sekitar 30 cm dalam dua hingga tiga bulan terakhir. Warga juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.
Masyarakat juga telah berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan memasang rambu-rambu imbauan agar pengendara lain yang melintas dapat berhati-hati.
“Kemarin ada perempuan juga ditabrak mobil dari belakang karena jalan ini sampai dibawa ke rumah sakit Tenggarong Seberang,” ungkapnya.
Kondisi itu, lanjut Ismail, diperparah dengan kurangnya penerangan jalan umum menyebabkan area menjadi gelap dan rawan memungkinkan akan banyak pengendara terjatuh akibat kerusakan jalan.
Warga berharap pihak terkait segera mencarikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jalan poros Gunung Panjok, Desa Jembatan, Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan jalan poros yang berada di RT 15 Jalan Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, kembali mengalami penurunan, dari posisi semula.
Jalur tersebut, merupakan jalur penting yang menghubungkan antara Desa Jembayan dan desa lainnya yang berada di luar kecamatan Loa Kulu.
Salah seorang warga, menuturkan bahwa dalam satu bulan terakhir, tercatat tak kurang lima hingga 10 pengendara sepeda motor terjatuh di lokasi tersebut. Bahkan, ada beberapa pengendara yang sampai tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit.
"Rumah kami juga beberapa kali ditabrak karena pengendara oleng dan larut menabrak rumah," kata Ismil, Rabu (12/11/2025).
Ia mengungkapkan, dalam pekan ini saja, sudah ada lima korban jatuh di jalan tersebut. "Siang malam pasti ada orang jatuh," tukasnya.
Kata dia, badan jalan berstruktur aspal itu, telah mengalami penurunan sekitar 30 cm dalam dua hingga tiga bulan terakhir. Warga juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.
Masyarakat juga telah berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan memasang rambu-rambu imbauan agar pengendara lain yang melintas dapat berhati-hati.
“Kemarin ada perempuan juga ditabrak mobil dari belakang karena jalan ini sampai dibawa ke rumah sakit Tenggarong Seberang,” ungkapnya.
Kondisi itu, lanjut Ismail, diperparah dengan kurangnya penerangan jalan umum menyebabkan area menjadi gelap dan rawan memungkinkan akan banyak pengendara terjatuh akibat kerusakan jalan.
Warga berharap pihak terkait segera mencarikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
(Sf/Rs)