Seputar Kaltim

    Badan Jalan Imam Bonjol di RT 12 Bontang Utara Longsor, Masyarakat Sulit Melintas

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    21 Maret 2025 pukul 19:24 WITA

    Tanah dekat jembatan yang ambruk di Jalan Imam Bonjol RT 12, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, yang ambruk. (Foto:Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Tanah di samping tepi sungai Jalan Imam Bonjol RT 12, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang mengalami longsor dan menyebabkan warga kesusahan untuk melintas.

    Salah satu warga sekitar, Mustar mengatakan longsor inu sudah sejak empat bulan lalu. Tetapi kondisinya semakin parah dan tidak bisa lagi dilewati sejak dua hari lalu, yakni sejak Rabu (19/3/2025) lalu.

    “Amblasnya sudah lama, tapi baru parah dua hari lalu, tidak bisa dilewati,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).

    Biasanya, kata dia, masyarakat sekitar selalu melewati jalur tersebut saat ingin keluar menuju Jalan Tomat, khususnya ingin pergi ke masjid terdekat.

    “Sejak amblas itu, motor sudah tidak bisa melintas,” lanjutnya.

    Setelah longsor semakin parah, kini jalan tersebut tengah dalam masa perbaikan.

    Salah satu pekerja, Winarto mengatakan longsornya jalan tersebut akibat ujung drainase yang buntu akibat belum tuntas. Sehingga, air yang harusnya mengalir ke sungai, jadi kemana-mana dan mengikis pondasi dijalan tersebut.

    “Pondasi di bawahnya juga sudah tidak padat, makanya nanti ini kita timbun lalu di cor lagi, luasnya sekitar 6x2 meter yang kita perbaiki” kata dia. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Badan Jalan Imam Bonjol di RT 12 Bontang Utara Longsor, Masyarakat Sulit Melintas

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    21 Maret 2025 pukul 19:24 WITA

    Tanah dekat jembatan yang ambruk di Jalan Imam Bonjol RT 12, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, yang ambruk. (Foto:Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Tanah di samping tepi sungai Jalan Imam Bonjol RT 12, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang mengalami longsor dan menyebabkan warga kesusahan untuk melintas.

    Salah satu warga sekitar, Mustar mengatakan longsor inu sudah sejak empat bulan lalu. Tetapi kondisinya semakin parah dan tidak bisa lagi dilewati sejak dua hari lalu, yakni sejak Rabu (19/3/2025) lalu.

    “Amblasnya sudah lama, tapi baru parah dua hari lalu, tidak bisa dilewati,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).

    Biasanya, kata dia, masyarakat sekitar selalu melewati jalur tersebut saat ingin keluar menuju Jalan Tomat, khususnya ingin pergi ke masjid terdekat.

    “Sejak amblas itu, motor sudah tidak bisa melintas,” lanjutnya.

    Setelah longsor semakin parah, kini jalan tersebut tengah dalam masa perbaikan.

    Salah satu pekerja, Winarto mengatakan longsornya jalan tersebut akibat ujung drainase yang buntu akibat belum tuntas. Sehingga, air yang harusnya mengalir ke sungai, jadi kemana-mana dan mengikis pondasi dijalan tersebut.

    “Pondasi di bawahnya juga sudah tidak padat, makanya nanti ini kita timbun lalu di cor lagi, luasnya sekitar 6x2 meter yang kita perbaiki” kata dia. 

    (Sf/By)