Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan sambutan saat menghadiri kegiatan Family Gathering PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik KPCS di Lapangan Sepak Bola Stadion Kudungga, Sangatta. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menekankan pentingnya peningkatan kepedulian sosial perusahaan di tengah situasi duka nasional yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri kegiatan Family Gathering PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik KPCS di Lapangan Sepak Bola Stadion Kudungga, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 10.000 karyawan beserta keluarga itu berlangsung dalam suasana tertib, meski tanpa perayaan yang berlebihan menyambut pergantian tahun.
Ardiansyah menyampaikan, Pemerintah Kutim memilih mengawali 2026 dengan sikap empati sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sesuai arahan Presiden RI.
“Tahun baru seharusnya menjadi momentum refleksi. Kita tidak bisa bersuka cita berlebihan ketika saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan, keberadaan perusahaan berskala besar di Kutim membawa dampak strategis terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, perusahaan memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk turut memperkuat kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasional.
Ardiansyah menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kemitraan dengan dunia usaha, namun kemitraan tersebut harus diwujudkan melalui program yang terukur, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi sangat penting, tetapi yang lebih utama adalah konsistensi kontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Project Manager PAMA KPCS Yudhi Mustari mengatakan pencapaian perusahaan sepanjang 2025 menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di tahun 2026. Ia mengakui peran pemerintah daerah cukup signifikan dalam mendukung kelancaran aktivitas perusahaan.
“Kami berupaya menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dan meningkatkan manfaat kehadiran perusahaan bagi masyarakat Kutim,” tutup Yudhi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan sambutan saat menghadiri kegiatan Family Gathering PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik KPCS di Lapangan Sepak Bola Stadion Kudungga, Sangatta. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menekankan pentingnya peningkatan kepedulian sosial perusahaan di tengah situasi duka nasional yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat menghadiri kegiatan Family Gathering PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik KPCS di Lapangan Sepak Bola Stadion Kudungga, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 10.000 karyawan beserta keluarga itu berlangsung dalam suasana tertib, meski tanpa perayaan yang berlebihan menyambut pergantian tahun.
Ardiansyah menyampaikan, Pemerintah Kutim memilih mengawali 2026 dengan sikap empati sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sesuai arahan Presiden RI.
“Tahun baru seharusnya menjadi momentum refleksi. Kita tidak bisa bersuka cita berlebihan ketika saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan, keberadaan perusahaan berskala besar di Kutim membawa dampak strategis terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, perusahaan memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk turut memperkuat kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasional.
Ardiansyah menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kemitraan dengan dunia usaha, namun kemitraan tersebut harus diwujudkan melalui program yang terukur, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi sangat penting, tetapi yang lebih utama adalah konsistensi kontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Project Manager PAMA KPCS Yudhi Mustari mengatakan pencapaian perusahaan sepanjang 2025 menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di tahun 2026. Ia mengakui peran pemerintah daerah cukup signifikan dalam mendukung kelancaran aktivitas perusahaan.
“Kami berupaya menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dan meningkatkan manfaat kehadiran perusahaan bagi masyarakat Kutim,” tutup Yudhi.
(Sf/Rs)