Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Mengurangi kepadatan antrean di terminal keberangkatan, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan buka Area Check-In Timur. (Foto: Humas SAMS/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menghadapi peningkatan pergerakan penumpang di awal tahun 2026, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan kembali mengoperasikan Area Check-In Timur mulai 3 Januari 2026.
Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang SAMS Sepinggan menilai, pengaktifan kembali area tersebut menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan antrean di terminal keberangkatan. Dengan pembagian area check-in yang lebih merata, proses pelaporan tiket dan bagasi diharapkan berjalan lebih cepat dan tertib.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar mengatakan, optimalisasi fasilitas bandara dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan penumpang, khususnya pada rute internasional dan regional.
“Pengoperasian kembali Area Check-In Timur bertujuan menciptakan alur pelayanan yang lebih efisien. Penumpang dapat menikmati proses check-in yang lebih lancar dan ruang tunggu yang lebih nyaman,” ucap Iwan dalam siaran persnya, Jumat (2/1/2026).
Ia menambahkan, pihak bandara telah menyiagakan petugas mulai dari Landside Officer, Customer Service, hingga Aviation Security di sejumlah titik untuk membantu penumpang beradaptasi dengan pengaturan baru selama masa transisi.
“Area Check-In Timur kini melayani beberapa maskapai, yakni AirAsia (domestik dan internasional), Royal Brunei, Scoot, serta Malaysia Airlines,” jelasnya.
Lanjutnya, seluruh proses pelaporan keberangkatan maskapai tersebut dipusatkan di area ini, guna memberikan ruang yang lebih luas dan privasi bagi calon penumpang.
Seiring adanya penyesuaian tata letak check-in, manajemen bandara mengimbau penumpang agar datang lebih awal, minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami memastikan seluruh fasilitas dan personel siap memberikan layanan terbaik. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung konektivitas udara Balikpapan, khususnya menuju destinasi internasional,” tutup Iwan.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Mengurangi kepadatan antrean di terminal keberangkatan, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan buka Area Check-In Timur. (Foto: Humas SAMS/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menghadapi peningkatan pergerakan penumpang di awal tahun 2026, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan kembali mengoperasikan Area Check-In Timur mulai 3 Januari 2026.
Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang SAMS Sepinggan menilai, pengaktifan kembali area tersebut menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan antrean di terminal keberangkatan. Dengan pembagian area check-in yang lebih merata, proses pelaporan tiket dan bagasi diharapkan berjalan lebih cepat dan tertib.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar mengatakan, optimalisasi fasilitas bandara dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan penumpang, khususnya pada rute internasional dan regional.
“Pengoperasian kembali Area Check-In Timur bertujuan menciptakan alur pelayanan yang lebih efisien. Penumpang dapat menikmati proses check-in yang lebih lancar dan ruang tunggu yang lebih nyaman,” ucap Iwan dalam siaran persnya, Jumat (2/1/2026).
Ia menambahkan, pihak bandara telah menyiagakan petugas mulai dari Landside Officer, Customer Service, hingga Aviation Security di sejumlah titik untuk membantu penumpang beradaptasi dengan pengaturan baru selama masa transisi.
“Area Check-In Timur kini melayani beberapa maskapai, yakni AirAsia (domestik dan internasional), Royal Brunei, Scoot, serta Malaysia Airlines,” jelasnya.
Lanjutnya, seluruh proses pelaporan keberangkatan maskapai tersebut dipusatkan di area ini, guna memberikan ruang yang lebih luas dan privasi bagi calon penumpang.
Seiring adanya penyesuaian tata letak check-in, manajemen bandara mengimbau penumpang agar datang lebih awal, minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami memastikan seluruh fasilitas dan personel siap memberikan layanan terbaik. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung konektivitas udara Balikpapan, khususnya menuju destinasi internasional,” tutup Iwan.
(Sf/Rs)