Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Ganung Pratikno. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya mengatasi lonjakan jumlah siswa baru dengan menambah bangunan sekolah dan ruang kelas.
Salah satu langkah nyatanya adalah pembangunan SD Negeri 22 di Balikpapan Timur yang akan dimulai tahun ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Ganung Pratikno mengatakan sekolah baru dibangun untuk mengatasi keterbatasan ruang belajar.
“Jumlah siswa terus bertambah, jadi kita harus tambah ruang belajar agar semua bisa tertampung,” ucap Ganung saat dihubungi, Sabtu (3/5/2025).
Selain membangun sekolah baru, Disdikbud juga akan menambah ruang kelas di sekolah-sekolah yang masih punya lahan kosong. Misalnya sekolah yang sebelumnya hanya punya empat kelas, bisa ditambah jadi enam kelas.
Tahun lalu Balikpapan juga sudah menyelesaikan pembangunan dua SMP baru di wilayah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Timur.
Ganung menambahkan pihaknya juga memanfaatkan lahan milik pemerintah yang belum digunakan, serta menjalin kerja sama dengan pengembang perumahan untuk menyediakan lokasi sekolah baru.
“Kami ingin pastikan semua anak bisa sekolah dekat rumah dan tidak berdesak-desakan di kelas,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Ganung Pratikno. (Foto: Dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya mengatasi lonjakan jumlah siswa baru dengan menambah bangunan sekolah dan ruang kelas.
Salah satu langkah nyatanya adalah pembangunan SD Negeri 22 di Balikpapan Timur yang akan dimulai tahun ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Ganung Pratikno mengatakan sekolah baru dibangun untuk mengatasi keterbatasan ruang belajar.
“Jumlah siswa terus bertambah, jadi kita harus tambah ruang belajar agar semua bisa tertampung,” ucap Ganung saat dihubungi, Sabtu (3/5/2025).
Selain membangun sekolah baru, Disdikbud juga akan menambah ruang kelas di sekolah-sekolah yang masih punya lahan kosong. Misalnya sekolah yang sebelumnya hanya punya empat kelas, bisa ditambah jadi enam kelas.
Tahun lalu Balikpapan juga sudah menyelesaikan pembangunan dua SMP baru di wilayah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Timur.
Ganung menambahkan pihaknya juga memanfaatkan lahan milik pemerintah yang belum digunakan, serta menjalin kerja sama dengan pengembang perumahan untuk menyediakan lokasi sekolah baru.
“Kami ingin pastikan semua anak bisa sekolah dekat rumah dan tidak berdesak-desakan di kelas,” pungkasnya.
(Sf/Lo)