Seputar Kaltim

    Atasi Genangan dan Percantik Kota, Proyek Jalan Balikpapan Baru Capai 42 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Percantik kawasan kota, Pemerintah Kota Balikpapan lakukan peningkatan jalan di kawasan depan RS Balikpapan Baru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya mengatasi persoalan genangan air sekaligus mempercantik kawasan kota. Salah satunya melalui proyek peningkatan jalan lingkungan di kawasan Balikpapan Baru dan Jalan Tjutjup Suparna, yang kini progresnya telah mencapai 42 persen.

    Proyek ini tak hanya sekadar memperbaiki badan jalan, tetapi juga dilengkapi dengan sistem drainase bawah tanah selebar 1,5 meter. Drainase tersebut merupakan bagian dari sistem pembuangan air Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang mengarah ke saluran sekunder Balikpapan Baru.

    “Ini bagian dari penanganan genangan air. Dulu jalan depan RS Balikpapan Baru sering tergenang dan rusak parah. Sekarang akan jauh lebih baik dan nyaman,” ucap Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo kepada media, Kamis (25/9/2025).

    Sebelumnya, kondisi jalan di depan Rumah Sakit Balikpapan Baru (RSBB) memang dikeluhkan warga karena banyak lubang dan genangan saat hujan. Dengan peningkatan infrastruktur ini, Pemkot berharap kawasan menjadi lebih rapi, aman, dan mendukung kenyamanan warga.

    Badan jalan kini menggunakan perkerasan beton kaku (beton fasad), lengkap dengan bundaran dan median yang ke depan akan difungsikan sebagai taman peneduh.

    “Hal ini menjadi bagian dari perwujudan kota yang tidak hanya bebas genangan, tapi juga asri dan estetis,” akunya.

    Sementara itu, Konsultan Supervisi dari PT Widya Aika Berkarya, Sugeng, menyebut proyek senilai Rp12,9 miliar ini dimulai sejak 23 Juni 2025 dan ditargetkan rampung pada 19 Desember 2026.

    “Saat ini pengerjaan sudah 42 persen. Pengecoran badan jalan sudah selesai, tinggal penataan dan pengaspalan saja,” tambah Sugeng.

    Ia menambahkan, pihaknya sempat menghadapi tantangan teknis saat melakukan pembuangan air hujan, karena kontur tanah lebih rendah dan belum ada saluran. Namun, masalah tersebut sudah diatasi dengan rekayasa teknis di sekitar RSBB.

    “Sebanyak 30 pekerja terlibat dalam proyek ini, dan setelah rampung, kawasan tersebut akan dipercantik dengan penanaman pohon perdu di area median jalan,” lanjutnya.

    Dengan selesainya proyek ini, Pemkot Balikpapan berharap warga bisa menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan bebas genangan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas lingkungan di kawasan Balikpapan Baru.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Atasi Genangan dan Percantik Kota, Proyek Jalan Balikpapan Baru Capai 42 Persen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Percantik kawasan kota, Pemerintah Kota Balikpapan lakukan peningkatan jalan di kawasan depan RS Balikpapan Baru. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya mengatasi persoalan genangan air sekaligus mempercantik kawasan kota. Salah satunya melalui proyek peningkatan jalan lingkungan di kawasan Balikpapan Baru dan Jalan Tjutjup Suparna, yang kini progresnya telah mencapai 42 persen.

    Proyek ini tak hanya sekadar memperbaiki badan jalan, tetapi juga dilengkapi dengan sistem drainase bawah tanah selebar 1,5 meter. Drainase tersebut merupakan bagian dari sistem pembuangan air Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang mengarah ke saluran sekunder Balikpapan Baru.

    “Ini bagian dari penanganan genangan air. Dulu jalan depan RS Balikpapan Baru sering tergenang dan rusak parah. Sekarang akan jauh lebih baik dan nyaman,” ucap Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo kepada media, Kamis (25/9/2025).

    Sebelumnya, kondisi jalan di depan Rumah Sakit Balikpapan Baru (RSBB) memang dikeluhkan warga karena banyak lubang dan genangan saat hujan. Dengan peningkatan infrastruktur ini, Pemkot berharap kawasan menjadi lebih rapi, aman, dan mendukung kenyamanan warga.

    Badan jalan kini menggunakan perkerasan beton kaku (beton fasad), lengkap dengan bundaran dan median yang ke depan akan difungsikan sebagai taman peneduh.

    “Hal ini menjadi bagian dari perwujudan kota yang tidak hanya bebas genangan, tapi juga asri dan estetis,” akunya.

    Sementara itu, Konsultan Supervisi dari PT Widya Aika Berkarya, Sugeng, menyebut proyek senilai Rp12,9 miliar ini dimulai sejak 23 Juni 2025 dan ditargetkan rampung pada 19 Desember 2026.

    “Saat ini pengerjaan sudah 42 persen. Pengecoran badan jalan sudah selesai, tinggal penataan dan pengaspalan saja,” tambah Sugeng.

    Ia menambahkan, pihaknya sempat menghadapi tantangan teknis saat melakukan pembuangan air hujan, karena kontur tanah lebih rendah dan belum ada saluran. Namun, masalah tersebut sudah diatasi dengan rekayasa teknis di sekitar RSBB.

    “Sebanyak 30 pekerja terlibat dalam proyek ini, dan setelah rampung, kawasan tersebut akan dipercantik dengan penanaman pohon perdu di area median jalan,” lanjutnya.

    Dengan selesainya proyek ini, Pemkot Balikpapan berharap warga bisa menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan bebas genangan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas lingkungan di kawasan Balikpapan Baru.

    (Sf/Rs)