Seputar Kaltim

    Atasi Genangan Air di GPA, Disperkim Balikpapan Bakal Bangun Bozem

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Februari 2024 pukul 11:47 WITA

    Kondisi beberapa waktu lalu, genangan air yang berada di Kompleks Perumahan Griya Permata Asri (GPA) RT 52 Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan berencana akan membangun bozem atau Bendungan Pengendali (Bendali) di Kompleks Perumahan Griya Permata Asri (GPA) RT 52 Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.

    Kepala Disperkim Balikpapan Rafiuddin menerangkan, pihaknya berencana akan membangun bendali untuk menanggulangi genangan air yang terjadi di Kompleks GPA Gunung Bahagia.

    “Kami akan membangun bendali di perumahan GPA, saat ini usulan itu telah kami sampaikan ke Asisten," ucap Rafiudin, Rabu (21/2/2024).

    Rafiuddin menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kedua belah pihak pengembang perumahan yakni perumahan GPA dan Daun Village.

    “Kami berdoa, Insya Allah kedua belah pihak pengembang mendukung rencana pemerintah kota, karena pembuatan bendali ini untuk warga kota Balikpapan juga," harapnya.

    Sampai saat ini, kata dia, konsep dan design pembuatan bendali sudah selesai, bahkan sudah disampaikan kepada Asisten I Bidang Tata Pemerintahan untuk dipelajari terlebih dahulu. Setelah itu, akan kembali dilakukan pembahasan bersama lagi.

    "Harapan kami, adanya bendali di perumahan GPA dapat mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di perumahan tersebut," akunya.

    Lebih jauh, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah, Zulkifli mengatakan, Pemkot Balikpapan sudah berkonsolidasi terkait lahan fasilitas umum (fasum) di perumahan tersebut.

    Pasalnya, lokasi rumah warga yang saat ini tergenang berdasarkan site plan memang diperuntukkan perumahan. Dimana lahan ini memang bukan fasum, bozem, bukan juga sebagai lokasi sedimen trap.

    "Ini hasil kajian teknis yang dilakukan Disperkim," tambahnya.

    Lanjutnya, konsolidasi ini dalam mengganti posisi antara fasum dan perumahan warga di GPA Balikpapan. Karena dalam set plan terbaru, lahan rumah yang saat ini tergenang air akan berubah menjadi fasilitas umum. Atau lebih tepatnya akan menjadi lokasi pembangunan bendungan pengendali banjir (bendali) atau bozem.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Atasi Genangan Air di GPA, Disperkim Balikpapan Bakal Bangun Bozem

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Februari 2024 pukul 11:47 WITA

    Kondisi beberapa waktu lalu, genangan air yang berada di Kompleks Perumahan Griya Permata Asri (GPA) RT 52 Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan berencana akan membangun bozem atau Bendungan Pengendali (Bendali) di Kompleks Perumahan Griya Permata Asri (GPA) RT 52 Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.

    Kepala Disperkim Balikpapan Rafiuddin menerangkan, pihaknya berencana akan membangun bendali untuk menanggulangi genangan air yang terjadi di Kompleks GPA Gunung Bahagia.

    “Kami akan membangun bendali di perumahan GPA, saat ini usulan itu telah kami sampaikan ke Asisten," ucap Rafiudin, Rabu (21/2/2024).

    Rafiuddin menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kedua belah pihak pengembang perumahan yakni perumahan GPA dan Daun Village.

    “Kami berdoa, Insya Allah kedua belah pihak pengembang mendukung rencana pemerintah kota, karena pembuatan bendali ini untuk warga kota Balikpapan juga," harapnya.

    Sampai saat ini, kata dia, konsep dan design pembuatan bendali sudah selesai, bahkan sudah disampaikan kepada Asisten I Bidang Tata Pemerintahan untuk dipelajari terlebih dahulu. Setelah itu, akan kembali dilakukan pembahasan bersama lagi.

    "Harapan kami, adanya bendali di perumahan GPA dapat mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di perumahan tersebut," akunya.

    Lebih jauh, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah, Zulkifli mengatakan, Pemkot Balikpapan sudah berkonsolidasi terkait lahan fasilitas umum (fasum) di perumahan tersebut.

    Pasalnya, lokasi rumah warga yang saat ini tergenang berdasarkan site plan memang diperuntukkan perumahan. Dimana lahan ini memang bukan fasum, bozem, bukan juga sebagai lokasi sedimen trap.

    "Ini hasil kajian teknis yang dilakukan Disperkim," tambahnya.

    Lanjutnya, konsolidasi ini dalam mengganti posisi antara fasum dan perumahan warga di GPA Balikpapan. Karena dalam set plan terbaru, lahan rumah yang saat ini tergenang air akan berubah menjadi fasilitas umum. Atau lebih tepatnya akan menjadi lokasi pembangunan bendungan pengendali banjir (bendali) atau bozem.

    (Sf/Rs)