Cari disini...
Seputar Kaltim
Warga saat melakukan penyelamatan terhadap anak yang sedang tenggelam di anak sungai dekat Gang Karya. (Foto: HO/Babinsa)
Samarinda - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun menjadi korban tenggelam saat bermain menjala ikan di sebuah sungai yang berada di Gang Karya Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (25/1/2024) siang.
Insiden itu terjadi sekira pukul 13.00 WITA, ketika bocah itu bersama tiga temannya sedang asyik menjala ikan menggunakan bambu yang ada jaringnya. Tiba-tiba, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai yang memiliki kedalaman sekitar dua meter.
"Korban berteriak minta tolong, tapi teman-temannya tidak bisa menolong karena takut juga tenggelam," kata Firman, seorang warga yang menjadi saksi mata.
Firman yang saat itu sedang berada di pinggir sungai langsung berlari ke bawah untuk mencoba menyelamatkan korban. Ia sempat memegang kaki korban, namun arus sungai yang deras dan berputar membuat korban terlepas dari pegangannya.
"Korban terbawa arus ke arah jala yang saya pasang. Saya langsung menarik jala itu dan mengangkat korban. Tapi dia sudah tidak sadar," ujar Firman.
Firman kemudian melakukan pertolongan pertama dengan menekan dada korban untuk mengeluarkan air yang masuk ke paru-parunya. Ia juga meminta bantuan warga lainnya untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
"Korban sudah di dalam air selama setengah jam. Saya tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak," tutur Firman.
Menurut Firman, sungai tempat korban tenggelam sangat berbahaya karena di dalamnya terdapat biawak dan lumpur. Ia mengimbau agar orang tua lebih mengawasi anak-anaknya yang bermain di sekitar sungai.
"Sungai ini sering banjir dan membawa sampah. Jangan sampai ada lagi korban yang tenggelam di sini," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Warga saat melakukan penyelamatan terhadap anak yang sedang tenggelam di anak sungai dekat Gang Karya. (Foto: HO/Babinsa)
Samarinda - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun menjadi korban tenggelam saat bermain menjala ikan di sebuah sungai yang berada di Gang Karya Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (25/1/2024) siang.
Insiden itu terjadi sekira pukul 13.00 WITA, ketika bocah itu bersama tiga temannya sedang asyik menjala ikan menggunakan bambu yang ada jaringnya. Tiba-tiba, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sungai yang memiliki kedalaman sekitar dua meter.
"Korban berteriak minta tolong, tapi teman-temannya tidak bisa menolong karena takut juga tenggelam," kata Firman, seorang warga yang menjadi saksi mata.
Firman yang saat itu sedang berada di pinggir sungai langsung berlari ke bawah untuk mencoba menyelamatkan korban. Ia sempat memegang kaki korban, namun arus sungai yang deras dan berputar membuat korban terlepas dari pegangannya.
"Korban terbawa arus ke arah jala yang saya pasang. Saya langsung menarik jala itu dan mengangkat korban. Tapi dia sudah tidak sadar," ujar Firman.
Firman kemudian melakukan pertolongan pertama dengan menekan dada korban untuk mengeluarkan air yang masuk ke paru-parunya. Ia juga meminta bantuan warga lainnya untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
"Korban sudah di dalam air selama setengah jam. Saya tidak tahu apakah dia masih hidup atau tidak," tutur Firman.
Menurut Firman, sungai tempat korban tenggelam sangat berbahaya karena di dalamnya terdapat biawak dan lumpur. Ia mengimbau agar orang tua lebih mengawasi anak-anaknya yang bermain di sekitar sungai.
"Sungai ini sering banjir dan membawa sampah. Jangan sampai ada lagi korban yang tenggelam di sini," pungkasnya.
(Sf/Rs)