Seputar Kaltim

    Astra Motor Kaltim 2 Beri Tips Saat Berkendara saat Hujan, Biar Aman!

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2023 pukul 11:36 WITA

    Astra Motor Kaltim 2 tunjukkan berkendara pada saat hujan. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Hujan kerap mengguyur sebagian wilayah Kaltim, termasuk Kota Samarinda.

    Astra Motor Kaltim 2 dalam upaya mengkampanyekan #Cari_aman saat berkendara, memberikan beberapa tips untuk pengguna jalan roda dua.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kaltim 2, Fajrin Nur Huda mengatakan saat hujan yang cukup deras, maka pengendara patut waspada.

    "Karena banyak risiko dan potensi bahaya yang sangat besar jika jalanan licin, tak jarang hujan dengan intensitas tinggi di Samarinda juga kerap membuat beberapa titik jalan yang dilewati tergenang banjir," jelasnya. 

    Apabila pengendara tidak berhati-hati, kondisi ini dapat mengakibatkan kendaraan slip dan menjadi awal mula kecelakaan.

    “Hujan yang cukup deras melanda kota Samarinda tak jarang membuat para pengendara motor tetap melanjutkan perjalanan mereka. Menyikapi hal ini, penting bagi kita untuk memahami dan menerapkan berbagai tips keselamatan berkendara melalui #Cari_Aman,” Ungkapnya.

    Lebih lanjut, Fajrin Nur Huda menyampaikan sederet tips berkendara sepeda motor yang baik saat berpergian di musim hujan.

    "Pertama, pilih ‘riding gear’ yang tepat selama musim hujan, ada baiknya menaruh jas hujan kedap air, sarung tangan, sepatu bot dan rompi. Perlengkapan tersebut akan sangat membantu melindungi tubuh saat hujan tidak terkontrol lagi," bebernya.

    Kedua, ketika sudah mulai hujan gunakan jas hujan, sebaiknya segera menepi atau berteduh. Jangan menunda untuk menggunakan jas hujan, banyak terjadi kecelakaan karena sepeda motor melakukan pengereman mendadak dan akhirnya tergelincir karena jalan yang licin.

    Ketiga, pastikan menyalakan lampu yang sesuai dengan peraturan. Sebab aturannya mewajibkan pengendara sepeda motor menyalakan lampu pada siang hari, apalagi hujan lebat karena keadaan mendung. 

    "Keempat, berkendara dengan kecepatan rendah. Saat hujan daya cengkram roda tidak maksimal akibat efek aquaplaning serta kondisi kampas rem yang basah," lanjutnya.

    Kelima, lebih ‘awas’ dengan lubang di jalan. Keenam, jangan asal rem saat hujan karena teknik pengereman yang kurang lincah berujung kecelakaan.

    "Jangan menekan rem secara mendadak karena akan menyebabkan selip pada ban karena kondisi jalan yang sangat licin lalu manfaatkan engine brake, gunakan engine brake untuk membantu pengereman dan selalu jaga jarak dengan kendaraan lainnya," tandasnya.

    Tips terakhirnya, lebih baik berhenti dan berteduh jika keadaan memburuk.

    "Jika hujan yang turun terlalu lebat dan jarak pandang menjadi berkurang ada baiknya jika berhenti saja. Selain menjaga badan dalam keadaan hangat atau mengistirahatkan badan, hujan yang turun terlalu lebat akan sangat berbahaya," pungkasnya.

    Jarak pandang, kata dia, yang menjadi terbatas sehingga membuat kewaspadaan kita menurun. 

    "Dengan begitu resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan akan menjadi lebih besar. Untuk itu solusi yang paling tepat adalah berhenti sejenak," tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Astra Motor Kaltim 2 Beri Tips Saat Berkendara saat Hujan, Biar Aman!

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    22 Juli 2023 pukul 11:36 WITA

    Astra Motor Kaltim 2 tunjukkan berkendara pada saat hujan. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Hujan kerap mengguyur sebagian wilayah Kaltim, termasuk Kota Samarinda.

    Astra Motor Kaltim 2 dalam upaya mengkampanyekan #Cari_aman saat berkendara, memberikan beberapa tips untuk pengguna jalan roda dua.

    Instruktur Safety Riding Astra Motor Kaltim 2, Fajrin Nur Huda mengatakan saat hujan yang cukup deras, maka pengendara patut waspada.

    "Karena banyak risiko dan potensi bahaya yang sangat besar jika jalanan licin, tak jarang hujan dengan intensitas tinggi di Samarinda juga kerap membuat beberapa titik jalan yang dilewati tergenang banjir," jelasnya. 

    Apabila pengendara tidak berhati-hati, kondisi ini dapat mengakibatkan kendaraan slip dan menjadi awal mula kecelakaan.

    “Hujan yang cukup deras melanda kota Samarinda tak jarang membuat para pengendara motor tetap melanjutkan perjalanan mereka. Menyikapi hal ini, penting bagi kita untuk memahami dan menerapkan berbagai tips keselamatan berkendara melalui #Cari_Aman,” Ungkapnya.

    Lebih lanjut, Fajrin Nur Huda menyampaikan sederet tips berkendara sepeda motor yang baik saat berpergian di musim hujan.

    "Pertama, pilih ‘riding gear’ yang tepat selama musim hujan, ada baiknya menaruh jas hujan kedap air, sarung tangan, sepatu bot dan rompi. Perlengkapan tersebut akan sangat membantu melindungi tubuh saat hujan tidak terkontrol lagi," bebernya.

    Kedua, ketika sudah mulai hujan gunakan jas hujan, sebaiknya segera menepi atau berteduh. Jangan menunda untuk menggunakan jas hujan, banyak terjadi kecelakaan karena sepeda motor melakukan pengereman mendadak dan akhirnya tergelincir karena jalan yang licin.

    Ketiga, pastikan menyalakan lampu yang sesuai dengan peraturan. Sebab aturannya mewajibkan pengendara sepeda motor menyalakan lampu pada siang hari, apalagi hujan lebat karena keadaan mendung. 

    "Keempat, berkendara dengan kecepatan rendah. Saat hujan daya cengkram roda tidak maksimal akibat efek aquaplaning serta kondisi kampas rem yang basah," lanjutnya.

    Kelima, lebih ‘awas’ dengan lubang di jalan. Keenam, jangan asal rem saat hujan karena teknik pengereman yang kurang lincah berujung kecelakaan.

    "Jangan menekan rem secara mendadak karena akan menyebabkan selip pada ban karena kondisi jalan yang sangat licin lalu manfaatkan engine brake, gunakan engine brake untuk membantu pengereman dan selalu jaga jarak dengan kendaraan lainnya," tandasnya.

    Tips terakhirnya, lebih baik berhenti dan berteduh jika keadaan memburuk.

    "Jika hujan yang turun terlalu lebat dan jarak pandang menjadi berkurang ada baiknya jika berhenti saja. Selain menjaga badan dalam keadaan hangat atau mengistirahatkan badan, hujan yang turun terlalu lebat akan sangat berbahaya," pungkasnya.

    Jarak pandang, kata dia, yang menjadi terbatas sehingga membuat kewaspadaan kita menurun. 

    "Dengan begitu resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan akan menjadi lebih besar. Untuk itu solusi yang paling tepat adalah berhenti sejenak," tutupnya.

    (Sf/By)